Como 1907 Berduka atas Berpulangnya Michael Hartono, Inter Milan Ucapkan Belasungkawa

Duka mendalam menyelimuti Como 1907 setelah kepergian Michael Bambang Hartono pada Kamis (19/3/2026). Ucapan belasungkawa mengalir, termasuk dari Inter Milan yang turut menyampaikan simpati.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 19 Maret 2026, 22:15 WIB
Michael Bambang Hartono. (Bola.com/Dok.Instagram Como 1907).

Bola.com, Jakarta - Duka mendalam menyelimuti Como 1907 setelah kepergian Michael Bambang Hartono pada Kamis (19/3/2026). Ucapan belasungkawa mengalir, termasuk dari Inter Milan yang turut menyampaikan simpati.

Como 1907 mengenang sosok Michael sebagai bagian penting dalam perjalanan klub. "Como 1907 sangat berduka atas wafatnya Michael Bambang Hartono," tulis akun Instagram @comofootball, Kamis (19/3/2026).

Advertisement

"Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hartono serta seluruh jajaran Grup Djarum."

"Di bawah kepemimpinan keluarga itu, klub memasuki babak baru dalam sejarahnya, dan kami mengenangnya dengan rasa terima kasih serta penuh hormat," imbuh Como 1907.


Solidaritas Inter Milan

Atlet tertua Indonesia di Asian Games 2018, Michael Bambang Hartono (Liputan6.com/Defri Saefullah)

Ucapan duka juga datang dari Inter Milan melalui akun X @Inter pada Kamis (19/3/2026). Tim berjulukan Nerazzurri itu menyampaikan solidaritas kepada keluarga Hartono dan Como 1907.

"FC Internazionale Milano menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Michael Bambang Hartono," ungkap Inter Milan.

"Klub turut berduka bersama keluarga Hartono dan Como 1907 dalam momen penuh kesedihan ini," tuturnya.


Perjalanan Mengakuisisi Como 1907

Pada 2019, Michael bersama saudara laki-lakinya, Robert Budi Hartono, membeli Como 1907 yang di ambang kebangkrutan dan menyulapnya sebagai satu di antara klub yang disegani di Negeri Pizza.

Hanya dalam lima tahun, Como 1907 yang waktu itu berkompetisi di Serie D atau kasta keempat Liga Italia, dibawanya promosi ke Serie A pada musim 2024/2025.

Michael dan Robert Budi memercayai pengelolaan Como 1907 kepada Mirwan Suwarso, seorang pebisnis dan eksekutif dari Indonesia yang telah lama menjadi bagian dari Grup Djarum.


Atlet Berprestasi

Dilatih oleh Cesc Fabregas, Como 1907 kini bercokol di peringkat keempat klasemen sementara Serie A 2025/2026 dengan 54 poin dari 29 pertandingan dan berpeluang lolos ke Liga Champions pada musim depan.

Pada Asian Games 2018, Michael bersama Jemmy Boyke Bojoh, Franky Steven Karwur, Bert Toar Polli, Rury Andhani, dan Conny Eufke Sumampouw, sukses mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia dalam nomor Supermixed Team cabor bridge.

Pada September 2020, Michael mendapatkan penghargaan Satyalancana Dharma Olahraga dari Presiden RI ke-7, Joko Widodo karena prestasinya membawa harum Merah Putih dalam cabor bridge.

Berita Terkait