FIFA Series 2026: Cahya Supriadi Ingin Serap Ilmu dari Para Senior di Timnas Indonesia

Satu di antara nama yang masuk daftar pemain Timnas Indonesia adalah penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 27 Maret 2026, 05:30 WIB
Kiper Timnas Indonesia U-19, Cahya Supriadi berusaha menghalau bola saat matchday ketiga Grup A Piala AFF U-19 2022 antara Timnas Indonesia U-19 melawan Timnas Thailand U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (06/07/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memilih 23 pemain untuk tampil pada FIFA Series 2026. Turnamen tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 27-30 Maret 2026.

Satu di antara nama yang masuk daftar adalah penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi. Pemanggilan tersebut menjadi sorotan karena merupakan kesempatan pertamanya menembus skuad senior Timnas Indonesia.

Advertisement

Cahya harus bersaing dengan deretan kiper berpengalaman, seperti Emil Audero yang kini bermain untuk Cremonese di Serie A, Maarten Paes dari Ajax Amsterdam (Eredivisie Belanda), serta Nadeo Argawinata yang memperkuat Borneo FC.

"Sangat bangga atas pemanggilan pertama kali ke Timnas Indonesia senior. Persiapannya, saya melakukan beberapa kali pertemuan dengan pelatih performance pribadi saya untuk melihat lagi apa saja yang masih perlu diperbaiki," ujar Cahya.

 


Ingin Serap Ilmu

Pemain PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi saat timnya melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Dalam FIFA Series 2026, Jay Idzes dkk. akan memulai kiprah dengan menghadapi Timnas St. Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB. Laga tersebut sekaligus jadi debut John Herdman sebagai nakhoda Timnas Indonesia.

Cahya mengatakan, target utamanya bukan sekadar menjadi pelengkap di Tim Garuda. Kiper berusia 22 tahun itu berharap bisa menyerap pengalaman sebanyak mungkin dari para pemain senior.

“Targetnya ingin ambil ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin. Ini modal penting bagi saya untuk belajar dari ahlinya bersama para senior di Timnas Indonesia," katanya.

"Saya bertekad memperbaiki kekurangan selama berlatih di sana. Harapannya semoga bisa konsisten di Timnas maupun klub," tegas Cahya Supriadi.

 


PSIM Beri Dukungan Penuh

Kiper Timnas Indonesia, Cahya Supriadi bersiap saat melawan Filipina pada laga Grup B Piala AFF 2024 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (21/12/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Manajemen Laskar Mataram menyambut positif pemanggilan Cahya ke Timnas Indonesia. Manajer PSIM, Razzi Taruna, menegaskan pihak klub memberikan dukungan penuh.

"Mewakili klub tentu kami sangat senang mendengar Cahya masuk ke dalam skuad final Timnas senior. Harapan kami pemanggilan ini menjadi momen bagi Cahya untuk banyak belajar dari para pemain senior di sana," ucap Razzi.

Pria berkacamata itu juga memastikan absennya Cahya dalam sesi latihan klub tidak menjadi masalah. Hal itu karena agenda FIFA Series berlangsung bertepatan dengan kalender FIFA Matchday.

"Selama gabung Timnas, Cahya memang tidak mengikuti sesi latihan bersama tim. Enggak masalah karena bertepatan dengan agenda FIFA Matchday, klub tentu memberikan izin. Dia tetap berlatih, hanya saja bersama tim nasional," sebut Razzi.

Berita Terkait