Timnas Futsal Indonesia Mulai Regenerasi Pemain di Piala AFF 2026: Misi Besar Menembus Piala Dunia 2028 dan 2032

Timnas Futsal Indonesia memulai program jangka panjang untuk mempersiapkan Piala Dunia 2028 dan 2032, dengan AFF Futsal 2026 sebagai langkah awal regenerasi tim.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 31 Maret 2026, 19:00 WIB
Para pemain Timnas Futsal Indonesia melihat pemain Timnas Iran mencium trofi kemenangan dalam Piala Asia Futsal 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (07/02/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Timnas Futsal Indonesia kini tengah merancang landasan yang kokoh untuk masa depan mereka. Sasaran yang telah ditetapkan adalah untuk mencapai kualifikasi ke Piala Dunia Futsal pada tahun 2028 dan 2032.

Proyek jangka panjang ini dimulai dengan partisipasi di Piala AFF Futsal 2026. Turnamen tingkat regional ini tidak hanya berfungsi sebagai arena kompetisi, tetapi juga sebagai tahap krusial untuk regenerasi tim.

Advertisement

Hector Souto selaku pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia mengungkapkan visi baru untuk tim. Ia berambisi untuk memperluas jangkauan pemain serta meningkatkan kedalaman skuad Merah Putih

Inisiatif ini muncul setelah serangkaian pencapaian positif dalam satu setengah tahun terakhir. Saat ini, perhatian tim beralih dari pencapaian instan menuju pengembangan yang berkelanjutan.

Dengan menerapkan pendekatan yang sistematis, Timnas Futsal Indonesia berusaha meninggalkan pola lama yang tidak efektif. Regenerasi dan peningkatan eksposur di tingkat internasional menjadi aspek kunci dalam strategi baru ini.


Peremajaan Skuad

Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto dalam laga perempat final Piala Asia Futsal 2026 melawan Vietnam di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Selasa (03/02/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Hector Souto menerapkan strategi yang berbeda dalam persiapan untuk AFF 2026. Ia tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembentukan tim yang solid. Dalam sesi pemusatan latihan yang berlangsung di Jakarta, sebanyak 19 pemain telah dipanggil untuk bergabung.

Pemain-pemain tersebut merupakan gabungan antara generasi muda dan wajah-wajah baru yang diharapkan dapat berkontribusi di masa depan. Pelatih asal Spanyol ini juga berencana untuk memperluas daftar pemain hingga mencapai 30-40 nama. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga kontinuitas performa Timnas Futsal Indonesia

“Target utama saya adalah melihat bagaimana para pemain ini dapat beradaptasi dengan persiapan singkat dan tampil di turnamen yang sangat penting seperti AFF. Saya tidak terlalu khawatir tentang hasil akhir," ujar Hector Souto

"Saya ingin melihat mereka membuktikan diri dalam kompetisi nyata yang penuh tekanan, bukan sekadar laga persahabatan. Tentu saja, target kami adalah mencapai babak semifinal, dan setelah itu kami akan berjuang keras untuk hasil yang lebih baik lagi," jelasnya.


Panggung Global

Para pemain Timnas Futsal Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dengan latar belakang koreografi dari Suporter La Grande Indonesia dalam laga final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran dalam laga yang berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (07/02/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Proses regenerasi dalam sepak bola tidak hanya melibatkan jumlah pemain, tetapi juga memperhatikan aspek usia. Hector Souto menekankan pentingnya kelompok usia 18 hingga 24 tahun dalam pengembangan tim.

Pemain-pemain seperti Yogi Saputra dan Dewa Rizki masih dipertahankan untuk menjaga pengalaman di dalam tim. Di sisi lain, pemain muda seperti M Farhan mulai mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi di level senior.

"Kita masih memiliki tantangan dalam sistem kompetisi usia dini (grassroots). Oleh karena itu, di tim nasional kami harus proaktif membantu pemain muda untuk promosi. Kami mendorong klub-klub untuk berani memberi mereka menit bermain," tambah pelatih asal Spanyol tersebut. 

Berita Terkait