Gianluigi Buffon: Saya dan Gattuso Akan Tetap di Timnas Italia hingga Juni

Gianluigi Buffon buka suara, Ia dan Gennaro Gattuso bertahan di Timnas Italia sampai Juni mendatang.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 01 April 2026, 12:45 WIB
Gianluigi Buffon dan Gennaro Gattuso bahu membahu untuk membawa Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026. (Fabrice COFFRINI / AFP)

Bola.com, Jakarta - Gianluigi Buffon memberi sinyal bahwa dirinya bersama Gennaro Gattuso akan tetap menangani Timnas Italia hingga Juni mendatang.

Pernyataan itu mengindikasikan keduanya hanya akan bertahan sementara, memberi waktu bagi federasi untuk menentukan pelatih baru setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.

Advertisement

Italia sebelumnya sempat membuka harapan setelah menang 2-0 atas Irlandia Utara di semifinal play-off. Pada laga penentuan melawan Bosnia dan Herzegovina, mereka bahkan unggul lebih dulu lewat gol Moise Kean.

Namun, pertandingan berubah drastis ketika bek tengah, Alessandro Bastoni, menerima kartu merah. Setelah itu, Bosnia menyamakan kedudukan melalui Haris Tabakovic.

Laga berlanjut hingga adu penalti, Italia tersingkir setelah Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante gagal menuntaskan tugasnya.


Situasi Sulit

Pemain Italia, Marco Palestra, tak kuasa menahan tangis setelah ditaklukkan Bosnia dan Herzegovina laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. (AP Photo/Armin Durgut)

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, sebelumnya mengonfirmasi bahwa ia meminta Buffon dan Gattuso tetap memimpin staf timnas. Meski begitu, situasi disebut masih bisa berubah.

"Ini adalah momen yang sangat sensitif, dan kami perlu waktu yang cukup untuk melakukan evaluasi dengan tepat," kata Buffon dalam konferensi pers.

"Masa kompetisi berakhir pada Juni, jadi sampai saat itu, sudah sepantasnya kami tetap siap membantu federasi, presiden, dan semua pihak yang telah memberi kepercayaan kepada saya," lanjutnya.

Sepak bola Italia memang sedang berada dalam situasi sulit. Kegagalan tampil di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun menjadi pukulan besar, ditambah performa klub-klub yang juga belum konsisten di level tertinggi.


Sisi Positif

Pemain Timnas Italia tertunduk lesu setelah kalah dari Bosnia-Herzegovina lewat drama adu penalti pada laga final playoff Piala Dunia 2026 di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia karena kekalahan ini. (AP Photo/Armin Durgut)

Meski begitu, Buffon melihat ada sisi positif dari performa tim dalam laga terakhir, terutama saat harus bermain dengan 10 orang dan tetap mampu memberikan perlawanan.

"Jika memang terlihat ada perubahan dan perbaikan, saya tentu senang, karena itu salah satu tujuan kami. Tapi, jelas, tujuan utama adalah lolos ke Piala Dunia," ujar Buffon.

"Ini sangat menyakitkan, dan kondisi seperti ini bisa membuat kami tidak berpikir jernih. Jadi, saya cukupkan sampai di sini. Kami akan tetap di sini sampai Juni, setelah itu kita lihat bagaimana semuanya akan ditangani," lanjut kiper legendaris Italia itu.

Di sisi lain, Gravina mengisyaratkan akan menggelar pemilihan dalam waktu dekat. Jika terjadi pergantian pimpinan di federasi, bukan tidak mungkin akan diikuti perubahan dalam jajaran pelatih Timnas Italia.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait