Bola.com, Jakarta - Lini belakang Timnas Indonesia saat ini bisa dikatakan sangat mewah. Banyak penggawa Garuda di posisi itu yang bermain di luar negeri.
Misalnya Jay Idzes yang menjadi bagian dari Sassuolo. Kemudian ada Kevin Diks di Borussia Dortmund. Jangan lupakan juga pemain lain seperti Calvin Verdonk (Lille), Justin Hubner (Fortuna Sittard), atau Elkan Baggott (Ipswich Town).
Mewahnya komposisi pemain di lini belakang Timnas Indonesia itu pun membuat kagum legenda Merah Putih, Charis Yulianto. Bahkan, dalam beberapa kesempatan pemain belakang Garuda harus bermain di lini tengah.
"Ya lini belakang berlimpah bahkan di laga pertama, pemain belakang di dua holding midfield. Saya sebagai pelatih dapat ilmu baru dan unik," ujar Charis saat ditemui awak media termasuk Bola.com di Jakarta baru-baru ini.
Terus Belajar
Charis Yulianto memiliki harapan yang menarik. Para pemain Timnas Indonesia bisa saling belajar untuk terus meningkatkan level permainan.
Para pemain yang bermain di liga-liga top Eropa itu bisa memberikan ilmu kepada para pemain muda di Timnas Indonesia. Mereka yang masih bermain di liga lokal.
"Saya harap para pemain dapat belajar dan minimal bisa menaikkan grade permainan kita," harap eks bek PSM Makassar itu.
Terkesan dengan Herdman
Lebih lanjut, Charis Yulianto juga mengaku cukup terkesan dengan pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman. Charis merasa, Herdman membawa angin segar di Tim Merah Putih.
"Saya juga cukup surprise dengan kehadiran pelatih baru ini bisa mengubah permainan dan ada yang baru. Perbedaan cukup baru di formasi, komposisi pemain dan cara bermain timnas saat ini," tandas pria asal Blitar, Jawa Timur itu.