Jose Mourinho Sentil Keras: tanpa Ronaldo, Portugal Tak Lebih dari Tim Biasa

Tanpa Cristiano Ronaldo, Timnas Portugal dinilai biasa saja oleh Jose Mourinho.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 01 April 2026, 17:15 WIB
Benfica akan bersua Real Madrid lagi pada leg pertama playoff babak 16 besar Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho melontarkan kritik tajam terhadap performa Timnasl Portugal saat bermain tanpa Cristiano Ronaldo. Pelatih Benfica itu menilai Portugal kehilangan daya ancam ketika sang megabintang tidak berada di lapangan.

Portugal telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu dari 48 negara peserta. Dalam perjalanan kualifikasi, Ronaldo mencetak lima gol dan terus menunjukkan ketajamannya di usia yang tak lagi muda.

Advertisement

Kapten Portugal itu telah mengoleksi 226 penampilan internasional, terbanyak sepanjang sejarah, dengan torehan 143 gol.

Meski begitu, sejumlah pihak mulai mempertanyakan apakah pelatih Roberto Martinez perlu mulai mencari pengganti Ronaldo.

Jika tampil di Piala Dunia 2026, Ronaldo yang kini berusia 41 tahun akan menjadi pemain tertua keempat dalam sejarah turnamen tersebut. Namun, bagi Mourinho, peraih lima penghargaan Ballon d'Or itu tetap menjadi kunci permainan Portugal.


Tanpa Ronaldo, Portugal Biasa Saja

Selebrasi Cristiano Ronaldo dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Portugal vs Hungaria, Rabu (15/10/2025). (AP Photo/Armando Franca)

Mourinho, yang pernah melatih Ronaldo di Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013, menegaskan bahwa Portugal tidak lagi menakutkan tanpa kehadiran sang kapten.

"Kalau Cristiano Ronaldo tidak ada, Portugal terlihat seperti tim biasa saja," ujar Mourinho, dikutip dari beIN SPORTS, setelah Portugal bermain imbang tanpa gol melawan Meksiko, Minggu (29-3-2026).

"Orang-orang terus meminta agar dia tidak dipanggil. Nah, dia tidak bermain, dan kalian lihat hasilnya. Tidak ada ancaman, tidak ada rasa takut dari lawan. Portugal justru ditekan oleh Meksiko."

"Ketika Ronaldo ada di lapangan, lawan berpikir dua kali. Tanpa dia, mereka bahkan tidak berpikir sama sekali," tambahnya.

Pada laga tersebut, Ronaldo memang absen karena mengalami cedera otot.

Sebagai pengganti, Martinez menurunkan penyerang Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, tetapi ia ditarik keluar sebelum satu jam pertandingan dan digantikan oleh Paulinho, penyerang berusia 33 tahun yang baru mengoleksi empat caps bersama timnas.


Kalahkan AS

Momen selebrasi gol skuad Portugal dalam laga uji coba internasional antara Amerika Serikat vs Portugal di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, 1 April 2026. (AP Photo/Mike Stewart)

Kritik Mourinho langsung direspons skuad Selecao das Quinas. Pada laga persahabatan kontra Amerika Serikat dini hari tadi, Portugal menang 2-0.

Pada pertandingan di Stadion Mercedes-Benz di Atlanta, dua gol kemenangan Portugal dicetak Francisco Trincao menit ke-37 dan Joao Felix (59').


Tetap Yakin kepada Ronaldo

Pelatih Portugal Roberto Martinez berjabatan tangan dengan Cristiano Ronaldo saat Ronaldo diganti di laga semifinal Nations League kontra Jerman di Allianz Arena, Munich, Jerman, Rabu, 4 Juni 2025. (AP Photo/Matthias Schrader)

Kendati sedang cedera, Martinez optimistis Ronaldo akan kembali memperkuat Portugal di Piala Dunia 2026 dan tampil untuk keenam kalinya di turnamen sepak bola paling elite.

"Ia adalah kapten kami dan sangat penting, sangat berpengaruh. Ia masih memainkan peran fundamental sebagai kapten. Cara dia menyelesaikan peluang, mentalitasnya, dia memberi inspirasi. Saya tidak tahu kapan akhirnya akan tiba," kata Martínez.

"Ia bukan pemain berusia 41 tahun seperti yang dibayangkan orang. Ia adalah pemain yang terus berusaha berkembang setiap hari. Ia memberi dorongan baik di dalam maupun luar lapangan. Seorang penyerang yang mencetak 25 gol dalam 30 pertandingan terakhir," lanjutnya.

Sebelumnya, Ronaldo sempat terancam absen pada dua laga awal Piala Dunia 2026 setelah menerima kartu merah akibat tindakan keras dalam pertandingan melawan Republik Irlandia, November lalu.

Namun, FIFA memutuskan menangguhkan sisa hukuman tersebut dengan masa percobaan satu tahun. Dengan demikian, Ronaldo tetap bisa tampil pada fase grup melawan Republik Demokratik Kongo serta Uzbekistan.

 

Sumber: SI

Berita Terkait