Terkuak Curhat Veda Ega Pratama kepada Sang Ayah usai Alami Kecelakaan pada Balapan Moto3 Amerika Serikat 2026

Sudarmono, ayah dari Veda Ega Pratama bercerita kepada Bola.com bahwa sang anak menelepon dirinya usai alami crash pada balapan Moto3 Amerika Serikat di COTA, Austin, Texas hari Senin (30/04/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 01 April 2026, 19:15 WIB
Veda Ega Pratama telah diumumkan akan mentas di Moto3 bersama Honda Team Asia. (PT Astra Honda Motor)

Bola.com, Jakarta - Sudarmono, ayah dari Veda Ega Pratama bercerita kepada Bola.com bahwa sang anak menelepon dirinya usai alami crash pada balapan Moto3 Amerika Serikat di COTA, Austin, Texas hari Senin (30/04/2026) dini hari WIB.

Veda Ega Pratama mengalami crash di lap 5 dalam situasi sedang bersaing untuk kembali finis Top 5 atau bahkan kembali naik podium.

Advertisement

Sebelum crash, Veda Ega Pratama bahkan sempat membukukan fastest lap race dengan membukukan 2 menit 13,844 detik yang ia catat pada lap kelima. 

Momon-sapaan akrab Sudarmono menceritakan Veda Ega Pratama langsung menelepon dirinya usai gagal finis pada balapan Moto3 Amerika Serikat. 

Momon menyebut sang anak curhat mengenai kejadian tersebut. Apa yang diceritakan Veda Ega Pratama kepada sang ayah? Yuk scroll ke bawah untuk membacanya. 

 


Curhat Veda Ega Pratama ke Sang Ayah

"Kemarin memang setelah balapan dia telepon lah. Masalahnya memang dia ada kesalahan, makanya ada slide, gasnya terlalu agresif," Momon menceritakan kepada Bola.com hari Rabu (01/04/2026). 

"Jadi (bagian) belakang motornya ada slide dan sirkuit (COTA) itu memang baru (untuk Veda). Dan mungkin kondisi terlalu belum terlalu hafal juga," tambahnya. 

Sudarmono meyakini meski mengalami crash untuk kali pertama pada balapan Moto3, Veda Ega Pratama dalam kondisi bagus, baik secara mental maupun fisik. 


Target di Jerez

Pembalap binaan PT Astra Honda Motor yang akan mengikuti kelas Moto3 2026, Veda Ega Pratama. (Abdul Aziz/Bola.com)

"Setelah crash, secara mental sih enggak masalah, karena itu untuk tahap belajar sih dan tambah pengalaman," Momon yang juga eks pembalap nasional itu menuturkan. "Setelah crash, kondisi Veda, aman sih, alhamdulillah enggak ada cedera," tambahnya. 

Kini semua pembalap Moto3 bakal jeda selama tiga pekan sebelum mengikuti seri berikutnya pada balapan di Sirkuit Jerez, akhir April. Momon berharap, Veda Ega Pratama bisa bersaing untuk finis Top 10 pada balapan Moto3 Jerez. 

"Dan keyakinan untuk di Jerez, menurut saya ya tetap belajar buat Veda. Tapi mudah-mudahan tetap dia yakin bisa di sepuluh besar, ya mudah-mudahan bisa lah di sepuluh besar. Itu aja sih targetnya," lanjutnya. 

Berita Terkait