Persija Masuk Era Digital, Fan Token Segera Hadir untuk The Jakmania

Persija Jakarta segera menghadirkan inovasi baru bagi para pendukungnya melalui peluncuran Persija Fan Token.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 02 April 2026, 11:15 WIB
Pemain Persija Jakarta merayakan gol yang dicetak oleh Maxwell Souza ke gawang Madura United pada laga pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026, Jumat (23/01/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta segera menghadirkan inovasi baru bagi para pendukungnya melalui peluncuran Persija Fan Token. Langkah ini menjadi bagian dari kerja sama dengan Chiliz Group yang fokus mengembangkan teknologi blockchain di industri olahraga dan hiburan.

Kolaborasi tersebut menandai langkah lanjutan ekspansi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Persija menjadi satu di antara terbaru yang masuk dalam ekosistem digital yang terus berkembang di regional ini.

Advertisement

Persija Fan Token dirancang untuk membuka ruang interaksi baru antara klub dan suporter. Pemegang token nantinya dapat ikut serta dalam berbagai aktivitas yang berkaitan langsung dengan klub.

Satu di antara fitur yang disiapkan adalah kesempatan bagi penggemar untuk mengikuti pemungutan suara terkait keputusan tertentu.

Selain itu, tersedia pula akses ke konten eksklusif serta berbagai pengalaman khusus yang tidak bisa diperoleh secara umum.


Mempererat Hubungan Klub dengan Suporter

Aditya Warman (tengah) merayakan golnya bersama rekan satu timnya pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Program ini juga mencakup pengalaman VIP, sistem hadiah berbasis gamifikasi, hingga koleksi digital. Kehadiran fitur-fitur tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara klub dan para pendukungnya.

Inisiatif ini turut membawa semangat Jakmania ke ranah digital. Basis suporter Persija yang tersebar di berbagai wilayah kini memiliki cara baru untuk tetap terhubung dengan klub.

Melalui kerja sama ini, Persija bergabung dengan sejumlah klub Asia Tenggara lainnya. Di antaranya adalah Persib Bandung, Bali United, dan Johor Darul Ta'zim (JDT) dari Malaysia.


Pasar Sepak Bola Besar

Indonesia dinilai sebagai pasar sepak bola yang besar dan aktif. Dengan jumlah penggemar yang mencapai ratusan juta, kawasan ini menjadi fokus utama dalam pengembangan teknologi berbasis penggemar.

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyebut kerja sama ini sebagai langkah untuk mendekatkan klub dengan pendukung. Dia menilai The Jakmania akan mendapatkan pengalaman baru melalui platform tersebut.

"Persija selalu bertumpu pada kedekatan dengan para pendukungnya. Jakmania adalah satu di antara kelompok suporter paling bergairah dalam sepak bola dunia, dan kemitraan Fan Token ini membuka cara baru bagi kami untuk berinteraksi dengan mereka—tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di seluruh dunia. Kami antusias bekerja sama untuk menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi Jakmania sekaligus menjadi pelopor bagi klub-klub di kawasan ini," ujar Prapanca.


Pentingnya Persija

CEO Chiliz dan Socios, Alexandre Dreyfus, menegaskan pentingnya kehadiran Persija dalam ekosistem tersebut. Dia menyebut basis suporter Persija sebagai salah satu komunitas yang tepat untuk pengembangan Fan Token.

"Kami menyambut satu di antara klub sepak bola paling ikonik di Asia Tenggara ke dalam ekosistem, di saat kebutuhan akan utilitas nyata semakin tinggi. Basis suporter Persija yang luar biasa adalah komunitas yang sangat tepat bagi kehadiran Fan Token. Ini bukan sekadar inovasi digital, tetapi tentang memberikan suara nyata dan peran yang lebih berarti bagi para penggemar dalam perjalanan klub. Kami bangga dapat mewujudkannya bersama mitra dengan reputasi dan ambisi sebesar Persija," imbuhnya.


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait