Polda Jatim Satukan Persebaya dan Arema: Sepakati Laga Damai di Kanjuruhan

Polda Jawa Timur mempertemukan manajemen Persebaya Surabaya dan Arema FC dalam forum silaturahmi strategis di Surabaya, Rabu (1/4/2026).

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 02 April 2026, 18:15 WIB
Audiensi Persebaya dan Arema FC di Polda Jawa Timur. (dok. Polda Jatim)

Bola.com, Surabaya - Laga sarat gengsi mulai dipersiapkan dengan cara berbeda. Kali ini, rivalitas klasik justru disatukan demi satu tujuan besar: pertandingan yang aman dan damai.

Polda Jawa Timur mempertemukan manajemen Persebaya Surabaya dan Arema FC dalam forum silaturahmi strategis di Surabaya, Rabu (1/4/2026).

Advertisement

Pertemuan ini digelar sebagai langkah memperkuat komitmen menjaga kondusivitas jelang laga BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, 28 April 2026 mendatang.

Agenda tersebut berlangsung di Ruang Selasar Polda Jatim dan dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Nanang Avianto. Hadir pula jajaran pejabat utama kepolisian serta perwakilan dari kedua klub.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi atas kehadiran kedua tim dalam forum penting tersebut. Ia menilai komunikasi lintas pihak menjadi kunci terciptanya pertandingan yang aman.

“Terima kasih kepada Persebaya dan Arema yang telah hadir. Harapan kita, pertandingan sepak bola di Jawa Timur menjadi tontonan menarik dan aman, bukan penuh ketegangan, serta mampu mendorong perekonomian daerah,” ujar Irjen Nanang.

Ia menegaskan rivalitas tetap boleh terjadi, tapi harus berada dalam batas sportivitas. Menurutnya, hal itu penting untuk menjaga citra sepak bola di Jawa Timur.

“Mari kita jaga rivalitas tetap sehat, sehingga setiap pertandingan berlangsung aman dan kondusif,” tegasnya.

 
 

Persebaya Berjanji Ingatkan Bonek

Persebaya Surabaya di BRI Super League 2025/2026. (Dok. persebaya.id)

Selain itu, Nanang juga mengingatkan pentingnya peran manajemen klub dan suporter dalam menjaga stabilitas situasi. Ia menyoroti potensi provokasi di media sosial yang kerap memicu ketegangan.

Dari Persebaya, manajemen menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan peran aktif kepolisian dalam menjaga keamanan kompetisi. Mereka juga menegaskan komitmen untuk terus mengedukasi suporter.

“Kami berterima kasih atas dukungan Polda Jatim. Kami juga terus mengingatkan suporter agar tidak terpengaruh provokasi, khususnya di media sosial,” ungkap perwakilan Persebaya.

 

Arema Tidak Mentoleransi Oknum Provokator

Arema FC di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Sementara itu, perwakilan Aremania turut menegaskan kesiapan mereka dalam menjaga situasi tetap aman saat laga berlangsung di Malang. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer positif.

“Aremania siap menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak. Tidak ada toleransi bagi oknum yang melakukan tindakan melanggar hukum,” tegas perwakilan Aremania.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bersama untuk memperkuat koordinasi antar pihak, meningkatkan pengawasan terhadap potensi gangguan, serta mendorong terciptanya budaya sepak bola yang damai dan berintegritas di Jawa Timur.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait