Bola.com, Jakarta - Masa depan Pep Guardiola bersama Manchester City mulai menjadi tanda tanya, meski sang pelatih masih terikat kontrak hingga Juni 2027.
Situasi ini membuat manajemen klub bergerak cepat menyusun rencana suksesi jika sang manajer memutuskan pergi lebih cepat.
Guardiola, yang telah menangani City sejak 2016, kini memasuki periode krusial dalam kariernya di Etihad Stadium. Setelah meraih berbagai gelar bergengsi, mulai dari Premier League hingga Liga Champions, muncul spekulasi bahwa pelatih asal Spanyol itu mulai mengalami kelelahan.
Sinyal tersebut bahkan diungkapkan oleh sahabat dekatnya, Matthias Sammer, yang melihat adanya perubahan pada Guardiola.
“Saya merasa ada sesuatu yang tidak beres ketika melihat wajahnya. Mungkin dia perlu mengambil jeda,” ujar Sammer.
Pengganti Potensial
Meski belum ada keputusan resmi dari Guardiola, Manchester City tidak ingin mengambil risiko. Klub dikabarkan sudah mulai memetakan kandidat potensial untuk menggantikan posisinya.
Salah satu nama yang mencuat adalah mantan kapten klub, Vincent Kompany. Saat ini, Kompany tengah menangani Bayern Munich dan menunjukkan performa impresif sejak ditunjuk pada 2024.
Di bawah asuhannya, Bayern tampil dominan di Bundesliga dan mampu melaju hingga perempat final Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi Real Madrid.
Vincent Kompany
Kompany bukan sosok asing bagi Manchester City. Sebagai pemain, ia mencatatkan lebih dari 300 penampilan dan meraih empat gelar Premier League, menjadikannya salah satu legenda klub.
Namun, mendatangkan Kompany bukan perkara mudah. Pelatih berusia 39 tahun itu masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2029 bersama Bayern Munich, dan tengah menikmati kesuksesan besar di Jerman.
Selain Kompany, nama lain seperti Enzo Maresca juga sempat dikaitkan dengan kursi pelatih Manchester City.
Sumber: Sports Mole