Jika Tak Bahagia di Man City, Pep Guardiola Persilakan Rodri ke Real Madrid

Pep Guardiola menegaskan Man City tidak akan menghalangi Rodri untuk pindah ke Real Madrid.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 April 2026, 12:30 WIB
Pep Guardiola, Pelatih Kepala Manchester City, memberikan instruksi kepada Rodri #16 dalam pertandingan Grup G Piala Dunia Antarklub 2025 antara Manchester City FC dan Al Ain FC di Stadion Mercedes-Benz pada 22 Juni 2025 di Atlanta, Georgia. (Alex Grimm/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester CityPep Guardiola, menegaskan klub tidak akan menghalangi kepergian Rodri jika sang gelandang memutuskan bergabung dengan Real Madrid.

Guardiola juga memastikan tidak akan meniru langkah pelatih Chelsea, Liam Rosenior, yang menjatuhkan sanksi kepada pemain karena komentar terkait kemungkinan transfer.

Advertisement

Sebelumnya, Rosenior mengungkapkan bahwa Enzo Fernandez harus absen dalam dua laga Chelsea setelah dinilai melewati batas lewat pernyataannya saat jeda internasional mengenai peluang pindah ke Madrid.

Situasi serupa juga sempat dilakukan Rodri. Dalam sebuah wawancara di Spanyol, ia menyebut bahwa "tidak mungkin menutup kemungkinan untuk klub-klub terbaik di dunia" ketika ditanya soal peluang bermain untuk Real Madrid.


Komentar Guardiola

5. Rodri (62,7 juta euro) - Gelandang bertahan berusia 24 tahun ini menjadi pembelian Pep Guardiola di Manchester City pada bursa transfer 2019. Rodri didatangkan Manchester City dari Atletico Madrid dengan harga transfer 62,7 juta euro. (AFP/Lindsey Parnaby)

Namun, Guardiola menegaskan Rodri tetap akan dimainkan dan tidak akan dikenai hukuman apa pun, meski ia pribadi berharap sang pemain bertahan lama di Man City.

"Apa yang dilakukan Chelsea adalah urusan Chelsea," kata Guardiola saat ditanya apakah Rodri akan mendapat sanksi serupa seperti Fernandez.

"Tidak ada satu pun pemain yang akan menolak kesempatan bermain untuk Madrid, dia lahir di Spanyol."

"Keinginan saya, yakni selalu Rodri bisa bertahan selama mungkin di klub ini karena dia pemain luar biasa dan kelas atas, tetapi kehidupan setiap orang adalah milik masing-masing," ujar Guardiola.

Pemain Punya Kebebasan

Gelandang Manchester City Rodri bereaksi meninggalkan lapangan setelah mendapat kartu merah dalam pertandingan Liga Inggris melawan Nottingham Forest di Etihad Stadium, Manchester, Sabtu, 23 September 2023. (Oli SCARFF / AFP)

Guardiola menambahkan bahwa kepentingan klub tetap menjadi prioritas, tetapi pemain juga memiliki kebebasan menentukan masa depan mereka.

"Organisasi klub berada di atas segalanya. Jika seorang pemain tidak bahagia, maka dia harus pergi. Jika mereka bahagia, lanjutkan seperti biasa, dan saya rasa dia bahagia."

"Jika dia tidak bahagia, cukup mengetuk pintu direktur olahraga, menerima tawaran yang sesuai dengan kualitas luar biasanya, dan setelah itu dia bukan lagi milik klub, melainkan milik dirinya sendiri," tutur pelatih asal Spanyol itu.

Sikap Klub

Rodri merayakan gol dalam pertandingan Manchester City melawan Sheffield di pekan ke-20 Premier League 2023/2024.

Rodri kan memasuki tahun terakhir kontraknya pada musim panas mendatang, dengan masa baktinya saat ini berlaku hingga 2027.

Man City disebut ingin segera mencapai kesepakatan baru dengan peraih penghargaan pemain terbaik dunia 2024 tersebut.

Guardiola pun menegaskan pembicaraan kontrak menjadi prioritas bagi direktur sepak bola klub, Hugo Viana.

"Saya tahu apa yang diinginkan klub," ujar Guardiola.

"Mereka memberi tahu saya apa yang mereka inginkan dari Rodri, yaitu bertahan, bertahan, dan bertahan."

"Saya pikir dia ingin bertahan. Saya selalu punya perasaan positif soal itu, tetapi pada akhirnya saya tidak tahu," kata Guardiola.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait