Piala Dunia 2026: Negaranya Gagal, Suporter Italia Diajak Dukung Kanada Lewat Program Tukar Jersey

Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026 untuk ketiga kalinya secara beruntun dimanfaatkan Kanada dengan cara unik.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 05 April 2026, 09:30 WIB
Pemain Italia, Marco Palestra, tak kuasa menahan tangis setelah ditaklukkan Bosnia dan Herzegovina laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. (AP Photo/Armin Durgut)

Bola.com, Jakarta - Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026 untuk ketiga kalinya secara beruntun dimanfaatkan Kanada dengan cara unik. Negara tuan rumah itu menawarkan program tukar jersey gratis bagi para fans Italia yang kecewa.

Melalui Canada Soccer, Kanada menggelar acara khusus di kawasan Little Italy, Toronto. Para suporter diminta membawa jersey Italia mereka untuk ditukar dengan jersey Kanada secara cuma-cuma.

Advertisement

Program ini digelar pada 4 April sebagai upaya menarik dukungan dari komunitas Italia-Kanada yang jumlahnya cukup besar. Berdasarkan data sensus 2021, lebih dari 1,5 juta warga Kanada memiliki keturunan Italia, atau sekitar 4,3 persen dari total populasi.

Perwakilan Canada Soccer, Paulo Senra, menyebut bahwa sepak bola di Kanada tumbuh berkat kontribusi berbagai komunitas, termasuk warga keturunan Italia. Karena itu, mereka ingin semua fans bersatu mendukung tim tuan rumah di Piala Dunia 2026.


Hattrick Gagal

Pemain Timnas Italia tertunduk lesu setelah kalah dari Bosnia-Herzegovina lewat drama adu penalti pada laga final playoff Piala Dunia 2026 di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia karena kekalahan ini. (AP Photo/Armin Durgut)

Italia harus menelan pil pahit setelah gagal lolos usai kalah dramatis dari Bosnia and Herzegovina lewat adu penalti di babak kualifikasi. Kekalahan itu memastikan Gli Azzurri kembali absen di panggung terbesar sepak bola dunia.

Kegagalan kali menjadikan Italia absen dalam ajang tersebut selama tiga edisi beruntun.

Seandainya lolos, Italia seharusnya tergabung di Grup B bersama Kanada, Switzerland, dan Qatar.

Kini, Kanada berharap momentum sebagai tuan rumah bisa semakin besar dengan dukungan baru, bahkan dari fans yang sebelumnya setia kepada Italia.

Penjaga gawang Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, berjalan keluar lapangan usai pertandingan final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa 31 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. Timnas Italia dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Timnas Italia resmi mengakhiri kerja sama dengan Gennaro Gattuso setelah kegagalan mereka lolos ke Piala Dunia 2026.

Situasi krisis semakin terasa setelah Presiden FIGC Gabriele Gravina dan kepala delegasi Gianluigi Buffon turut mengundurkan diri dari jabatan mereka. Tak lama berselang, Gattuso juga menyepakati pemutusan kontrak secara bersama.

Dalam pernyataannya, Gattuso mengaku meninggalkan jabatannya dengan perasaan berat. Ia menilai kegagalan mencapai target menjadi alasan utama untuk mundur dan memberi jalan bagi keputusan baru federasi.

“Dengan berat hati, dan karena tidak mencapai target yang kami tetapkan, saya merasa masa saya sebagai pelatih tim nasional telah berakhir,” ujar Gattuso.

Sumber: USA Today, Football Italia

Berita Terkait