5 Kali Kalahkan Liverpool dalam Semusim, Marc Guehi Tetap Rendah Hati: Itu Cuma Kebetulan!

Performa impresif Marc Guehi musim ini kembali jadi sorotan. Bek yang kini membela Manchester City itu mencatatkan rekor unik setelah kembali menundukkan Liverpool.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 05 April 2026, 17:30 WIB
Pemain Manchester City, Erling Haaland dan Marc Guehi tampak lesu setelah ditaklukkan Real Madrid pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu (12/3/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Bola.com, Jakarta - Performa impresif Marc Guehi musim ini kembali jadi sorotan. Bek yang kini membela Manchester City itu mencatatkan rekor unik setelah kembali menundukkan Liverpool.

Dalam laga perempat final Piala FA, Manchester City tampil dominan dan menang meyakinkan 4-0. Hasil tersebut bukan hanya memastikan langkah mereka ke semifinal, tetapi juga memperpanjang catatan manis Guehi atas The Reds.

Advertisement

Menariknya, kemenangan tersebut menjadi yang kelima bagi Guehi atas Liverpool sepanjang musim 2025/2026. Sebuah statistik langka yang bahkan jarang terjadi di level tertinggi sepak bola Eropa.

Meski demikian, sang pemain memilih meredam euforia dan tidak ingin terlalu membesar-besarkan pencapaiannya tersebut.

 


Rekor Langka: 5 Kemenangan atas Satu Tim

Sepanjang musim ini, Marc Guehi memang kerap berhadapan dengan Liverpool dalam berbagai kompetisi.

Tiga kemenangan ia raih saat masih membela Crystal Palace. Rinciannya adalah satu kemenangan melalui adu penalti di Community Shield, satu di Premier League, dan satu lagi di ajang EFL Cup.

Setelah pindah ke Manchester City pada Januari, ia kembali menambah dua kemenangan atas Liverpool, termasuk di Premier League dan yang terbaru di Piala FA.

Dengan total lima kemenangan tersebut, Guehi menjadi satu-satunya pemain dari lima liga top Eropa yang mampu mengalahkan satu tim yang sama sebanyak lima kali dalam satu musim, termasuk hasil adu penalti.


Guehi Merendah, Fokus ke Tim

Erling Haaland (kiri) dan Marc Guehi dari Manchester City berjalan keluar lapangan setelah pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid dan Manchester City di Madrid, Spanyol, Kamis (12-3-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Jose Breton)

Meski mencatatkan rekor impresif, Marc Guehi menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah hasil kerja individu semata.

“Itu bukan karena saya. Itu hanya kebetulan,” ujarnya.

Ia juga menggambarkan perjalanan musim ini sebagai sesuatu yang penuh dinamika.

“Ada banyak naik turun, banyak momen gila, tapi Anda harus menikmatinya karena karier ini tidak panjang,” lanjutnya.

Menurutnya, bermain di level tertinggi dan bersaing memperebutkan trofi adalah impian yang kini tengah ia jalani.

“Semuanya terasa intens, menyenangkan, dan ini yang saya inginkan, bermain di level ini dan bersaing untuk trofi,” katanya.

 


Sentuhan Guardiola dan Ambisi Trofi

Sejak bergabung dengan Manchester City, Guehi juga merasakan langsung pengaruh pelatih Pep Guardiola.

Ia mengaku banyak belajar dari sosok manajer asal Spanyol tersebut, yang dikenal detail dan memiliki filosofi kuat.

“Dia persis seperti yang Anda lihat di TV. Dia mencintai sepak bola, mencintai pemainnya, dan hanya ingin menang,” ungkap Guehi.

 


City Ukir Sejarah, Liverpool Dipaksa Menyerah

Kemenangan atas Liverpool juga membawa Manchester City mencetak rekor baru di Piala FA.

Mereka kini mencatatkan 18 kemenangan kandang beruntun di kompetisi tersebut, melampaui rekor lama milik Clapham Rovers.

Meski sempat mendapat tekanan di awal laga, City mampu mengendalikan permainan. Secara statistik, mereka unggul dalam expected goals dengan angka 2,5 berbanding 1,43.

Liverpool bahkan gagal memanfaatkan peluang emas setelah Mohamed Salah gagal mengeksekusi penalti di babak kedua.

“Melawan tim sekuat itu memang sulit. Kadang Anda harus bertahan menghadapi tekanan,” kata Guehi.

“Kami bertahan dengan baik sebagai tim dan mampu melewati momen-momen penting. Saya sangat bangga dengan semua pemain,” tutupnya.

Berita Terkait