Bola.com, Jakarta - Pil pahit harus ditelan raksasa La Liga, Real Madrid. Bertandang ke markas Mallorca di Stadion Son Moix pada lanjutan La Liga, Sabtu (04/04/2026) malam WIB, Los Blancos terpaksa pulang dengan tangan hampa setelah takluk dengan skor tipis 1-2.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi juara Real Madrid. Pasalnya, di saat yang bersamaan, sang rival abadi Barcelona berhasil mencuri poin penuh di kandang Atletico Madrid.
Hasil ini membuat selisih poin melebar menjadi tujuh angka, menempatkan Real Madrid dalam posisi sulit di jalur perburuan gelar.
Menanggapi hasil minor tersebut, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tidak mau mencari kambing hitam. Ia secara jantan mengakui bahwa dirinya adalah sosok yang paling bertanggung jawab atas kegagalan timnya meraih poin di Son Moix.
Kans Real Madrid Juara La Liga Semakin Sulit
Alvaro Arbeloa tidak menampik bahwa kekalahan ini membuat peluang Madrid mempertahankan trofi La Liga kian menipis. Namun, mantan bek sayap itu menolak untuk menyerah sebelum kompetisi benar-benar berakhir.
"Tentu saja sekarang (juara La Liga) jauh lebih sulit daripada sebelum pertandingan dimulai. Kami masih memiliki delapan laga tersisa," ujar Arbeloa seperti dilansir dari Diario AS.
"Seperti yang saya katakan kepada para pemain, apa pun kondisi liganya, objektif kami berikutnya adalah menyapu bersih delapan laga sisa. Untuk melakukan itu, kami harus bermain lebih baik dan tampil di level yang jauh lebih tinggi," tambahnya.
Alihkan Fokus ke Liga Champions
Meski terpukul dengan hasil di La Liga, Arbeloa meminta anak asuhnya untuk segera move on. Pasalnya, jadwal padat sudah menanti.
Terdekat, Real Madrid akan menghadapi laga krusial melawan raksasa Jerman, Bayern Munchen, pada tengah pekan depan di ajang Liga Champions.
Arbeloa menegaskan bahwa tanggung jawab kekalahan dari Mallorca ada di pundaknya, bukan para pemain. Hal ini ia sampaikan agar mental bertanding Vinicius Jr dkk. tidak anjlok jelang laga besar di Eropa.
"Kekalahan ini adalah milik saya, mutlak milik saya. Saya yang mengambil keputusan, menyusun susunan pemain, melakukan pergantian, dan memilih cara bermain," tegas Arbeloa.
"Yang saya butuhkan dari para pemain adalah mereka sudah harus memikirkan laga hari Selasa (melawan Bayern). Begitu keluar dari ruang ganti, laga melawan Mallorca sudah berakhir bagi mereka. Saya butuh mereka percaya bisa menang melawan Bayern, kompetisi yang sangat penting bagi klub ini," pungkasnya.
Sumber: Diario AS