Bola.com, Jakarta - Persib Bandung tampil percaya diri saat bertandang ke Stadion H Agus Salim, Minggu (5/4/2026). Dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026, Persib mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0. Dwigol kemenangan tim tamu dicetak oleh Ramon Tanque.
Tambahan tiga angka membuat tim asuhan Bojan Hodak kian perkasa di puncak klasemen sementara BRI Super League dengan torehan 61 poin atau unggul empat poin dari Borneo di posisi kedua yang memiliki 57 poin.
Pengamat sepak bola nasional Binder Singh, lewat kanal YouTube pribadinya, Bola Bung Binder, memaparkan kunci sukses Pangeran Biru pada pekan ke-26 kasta teratas Indonesia.
Menurut Binder, keberhasilan Persib Bandung tidak lepas dari strategi jitu yang diterapkan sang pelatih, Bojan Hodak.
"Hebatnya, strategi dari Bojan Hodak, sepertinya meminta kepada pemain Persib agar tidak bermain dengan tempo tinggi. Jadi, tampaknya, ini feeling saya. Mungkin juga saya salah," kata Binder.
"Namun, feeling saya, Bojan Hodak meminta para pemain Persib, pokoknya memperlamban saja tempo permainan dan fokus membangun serangan dengan mengandalkan umpan-umpan yang akurat."
"Apakah itu umpan-umpan pendek atau switching play yang cepat. Dan ternyata itu berhasil dilakukan oleh para pemain Persib," lanjut Binder.
Meski turun tanpa semua pemain terbaiknya, juara bertahan mampu tampil solid dan menjalankan stretegi dengan sangat baik sehingga anak-anak Padang dibuat tak berkutik.
"Padahal Persib tidak full team. Andrew Jung tidak bisa bermain. Frans Putros dan Patricio Matricardi juga tidak bisa bermain. Sebelumnya saya sudah mengatakan, Persib harus berhati-hati ketika bermain di Padang," tukas Binder.
Semen Padang Harus Akui Kualitas Juara Bertahan
Lebih jauh Binder menuturkan, Semen Padang yang sebelumnya sukses mengalahkan dua tim papan atas, Dewa United dan Persija Jakarta, kali ini harus mengakui ketangguhan mental bertanding Maung Bandung.
"Para pemain Semen Padang memang akan all out ketika mereka bermain di kandang sendiri. Biasanya para pemain Semen Padang itu punya motivasi berlipat ganda ketika berhadapan dengan tim yang berada di zona papan atas," tutur Binder.
"Sebelumnya sudah track record-nya. Semen Padang bisa mengalahkan Dewa United, kemudian juga mengalahkan Persija Jakarta. Padahal Persija juga tidak bermain buruk. Tapi, lagi-lagi nih, mentalitas dan juga ketenangan."
"Nah, itu yang dimiliki para pemain Persib. Walaupun kita tahu, ini kan mayoritas pemain-pemain baru di skuad. Namun, ketika mereka punya mental, mereka enggak perlu khawatir di atas lapangan."
"Mau bermain dengan 10 pemain pun, saya melihat para pemain Persib tuh masih bisa mengatur yang namanya irama permainan. Jadi mengatur tempo itu penting," tuntas Binder.