Bola.com, Kuala Lumpur - Bos Johor Darul Ta'zim (JDT), Tunku Ismail Idris alias TMJ, didukung untuk menjadi Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) oleh Presiden Persatuan Sepak Bola Kuala Lumpur (KLFA), Syed Yazid Syed Omar.
TMJ pernah menjadi orang nomor satu di sepak bola Malaysia dalam kurun waktu 2017-2018, namun memilih untuk mengundurkan diri hanya berselang setahun masa kepemimpinannya.
"Kalau secara pribadi, memang Pemangku Sultan Johor calon paling layak untuk jabatan Presiden FAM. Saya merasa beliau adalah kandidat yang bisa memperbaiki kembali FAM," ujar Syed Yazid Syed Omar dinukil dari Berita Harian.
"Menurut saya, kita tidak bisa menyalahkan Tunku Mahkota Ismail dalam isu pemalsuan dokumen tujuh pemain. Kita harus mengetahui cerita sebenarnya, tetapi bagi saya, saya tahu itu bukan kesalahan Tunku Mahkota Ismail dalam isu tersebut," jelasnya.
Diguncang Skandal
FAM dan sepak bola Malaysia sedang diguncang skandal pemalsuan dan manipulasi dokumen terhadap pemain naturalisasinya yang mengakibatkan hukuman berat dari FIFA.
Kasus ini berawal dari program Malaysia inisiasi TMJ yang menaturalisasi tujuh pemain, tapi dianggap ilegal oleh FIFA karena terbukti tidak punya keturunan Negeri Jiran.
Buntutnya, FAM didenda sebesar 350 ribu franc Swiss atau setara Rp7,4 miliar oleh FIFA, dan tujuh pemain yang terlibat, meliputi Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel, disanksi larangan bermain setahun.
Orang Lama Didorong Kembali
Selain TMJ, Tan Sri Hamidin atau yang lebih dikenal sebagai Hamidin Mohd Amin, juga didorong sebagai alternatif pemimpin FAM karena relasinya dengan AFC dan FIFA.
Hamidin Mohd Amin adalah mantan Presiden FAM selama tujuh tahun pada 2018-2025 sebelum digantikan oleh Mohd Joehari Mohd Ayub, yang mundur akibat skandal naturalisasi.
"Kalau bukan Tunku Mahkota Ismail, saya menilai Tan Sri Hamidin calon kedua yang layak untuk jabatan Presiden FAM. Hal ini karena beliau memiliki keterlibatan dengan FIFA dan juga AFC," imbuh Syed Yazid Syed Omar.
"Saya merasa dia juga salah satu sosok yang bisa memperbaiki kembali FAM," ucapnya.
Sumber: Berita Harian