Deretan Statistik Buruk Liverpool Ketika Kandas dari PSG di Liga Champions: Tanpa Shot on Target! Kekalahan Ketiga Beruntun

Paris Saint-Germain (PSG) selangkah lebih dekat ke semifinal Liga Champions 2025/2026 dengan penampilan dominan atas Liverpool di Parc des Princes pada Kamis (09/04/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 09 April 2026, 04:59 WIB
Manajer Liverpool Arne Slot dan para pemain The Reds berjalan lesu usai kalah dari PSG di ajang Liga Champions. (FRANCK FIFE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Paris Saint-Germain (PSG) selangkah lebih dekat ke semifinal Liga Champions 2025/2026 dengan penampilan dominan atas Liverpool di Parc des Princes pada Kamis (09/04/2026) dini hari WIB.

Gol dari Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia memastikan kemenangan 2-0, yang berarti PSG akan bertandang ke Anfield pekan depan dengan keunggulan dua gol.

Advertisement

Satu-satunya hiburan untuk Liverpool adalah seharusnya mereka kebobolan lebih banyak gol pada pertandingan ini. Hanya butuh 11 menit bagi sang juara bertahan untuk membuka skor dalam pertandingan ini.

Pemain muda berbakat Desire Doue diberi terlalu banyak ruang untuk berputar di dalam kotak penalti sebelum ia melepaskan tendangan melengkung yang membentur kaki Ryan Gravenberch dan membuat Giorgi Mamardashvili tak berdaya. 

Khvicha Kvaratskhelia kemudian mencetak gol kedua PSG pada menit ke-65 untuk memastikan sang juara bertahan di atas angin menuju leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026. Yuk scroll ke bawah untuk melihat deretan statistik kekalahan Liverpool dari PSG pada laga ini. 


Liverpool: Tanpa Shot on Target dan Kekalahan Ketiga Beruntun

Pemain PSG Marquinhos menutup ruang gerak pemain Liverpool Hugo Ekitike pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara PSG vs Liverpool di Paris, Rabu, 8 April 2026. (AP Photo/Aurelien Morissard)

1. Liverpool kini mencatatkan rekor yang sangat tidak diinginkan. Untuk pertama kalinya sejak musim 1953-1954, Liverpool menelan tiga kekalahan beruntun dalam tiga periode berbeda dalam satu musim. Sebagai catatan kelam, pada musim 1953-1954 itulah terakhir kali Liverpool terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Inggris. Sinyal bahaya untuk Arne Slot?

2. Kekalahan di Paris memastikan Liverpool telah menelan empat kekalahan tandang beruntun di semua kompetisi. Ini adalah catatan terburuk mereka dalam 14 tahun terakhir, atau tepatnya sejak periode Februari hingga April 2012 silam.

3. Untuk pertama kalinya sejak November 2020 saat melawan Atalanta, Liverpool gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran atau shot on target dalam sebuah pertandingan Liga Champions.

 


Sihir Khvicha Kvaratskhelia di Paris dan Rekor Elite Desire Doue

Pemain PSG Khvicha Kvaratskhelia (tengah) merayakan gol yang dicetaknya pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara PSG vs Liverpool di Paris, Rabu, 8 April 2026. (AP Photo/Aurelien Morissard)

4. Sejak bergabung dengan PSG pada awal 2025, Khvicha Kvaratskhelia langsung menjadi raja baru di Parc des Princes. Pemain berjuluk 'Kvaradona' ini telah terlibat dalam 17 gol PSG di Liga Champions (11 gol, 6 assist). Catatan ini merupakan yang tertinggi dibandingkan pemain PSG lainnya dalam periode tersebut.

5. Pencetak gol pembuka PSG, Desire Doue, resmi masuk ke dalam buku sejarah sepak bola dunia. Ia menjadi pemain keenam yang mampu mencetak 10 gol di Liga Champions sebelum genap berusia 21 tahun. Ia kini bersanding dengan nama-nama besar seperti:

  • Erling Haaland (20 gol)
  • Kylian Mbappe (19 gol)
  • Karim Benzema (12 gol)
  • Jude Bellingham (10 gol)
  • Lamine Yamal (10 gol)

Sumber: Opta 

Berita Terkait