Hansi Flick Marah-marah usai Barcelona Kalah di Liga Champions: VAR Terlalu Fokus Atletico Madrid, Petugasnya Orang Jerman!

Kekalahan 0-2 Barcelona dari Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 di Camp Nou hari Kamis (09/04/2026) dini hari WIB menyisakan kemarahan besar bagi Hansi Flick.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 09 April 2026, 07:30 WIB
Hansi Flick coba menenangkan pemain Barcelona yang memprotes wasit usai laga kontra Atletico Madrid pada leg 1 perempat final Liga Champions 2025/2026 (Josep LAGO / AFP)

Bola.com, Jakarta - Kekalahan 0-2 Barcelona dari Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 di Camp Nou hari Kamis (09/04/2026) dini hari WIB menyisakan kemarahan besar bagi Hansi Flick.

Pelatih asal Jerman itu mencak-mencak lantaran wasit dan VAR dianggap tutup mata terhadap insiden handball aneh yang dilakukan pemain Atletico Madrid.

Advertisement

Insiden tersebut terjadi saat bek Atletico, Marc Pubill, menyentuh bola dengan tangan setelah menerima operan dari kiper Juan Musso.

Pubill bermaksud menghentikan bola agar ia bisa mengambil tendangan gawang sendiri. Bagi Flick, itu adalah pelanggaran fatal di dalam kotak penalti.

 

 

 


Sindir Petugas VAR asal Jerman

Lamine Yamal tampak lesu usai Barcelona kandas 0-2 dari Atletico Madrid pada leg 1 perempat final Liga Champions 2025/2026 di Camp Nou. (Lluis GENE / AFP)

Hansi Flick merasa timnya dirugikan oleh standar ganda wasit Istvan Kovacs dan petugas VAR. Ia membandingkan insiden tersebut dengan kartu merah yang diterima Pau Cubarsi di babak pertama setelah tinjauan VAR.

Saking kesalnya, eks pelatih Timnas Jerman itu melontarkan sindiran sarkastis kepada petugas VAR yang kebetulan berasal dari negaranya sendiri.

"VAR sangat fokus untuk Atletico hari ini. Petugasnya orang Jerman, jadi terima kasih Jerman," ujar Flick kepada wartawan dengan nada geram. "Bagi saya, itu jelas kartu merah dan penalti!," lanjutnya.

Flick merujuk pada insiden serupa yang pernah menimpa Tyrone Mings (Aston Villa) pada 2024 saat melawan Club Brugge, di mana saat itu wasit memberikan hukuman penalti.

"Dari perspektif saya, itu jelas. VAR harus memanggil wasit dan berkata 'ayo lihat ini', sama seperti insiden sebelumnya. Saya tidak mengerti. Saya tidak bicara dengan wasit, saya pikir lebih baik tidak melakukannya," tambah Flick.

 

 


Respons Diego Simeone

Senada dengan sang pelatih, bek Barcelona Ronald Araujo juga merasa heran dengan keputusan wasit. "Itu absurd, tapi jelas sekali penalti," cetusnya singkat.

Di sisi lain, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, justru membela keputusan wasit. Pelatih berjulukan El Cholo ini menilai wasit sudah menggunakan akal sehat dalam melihat situasi pertandingan.

"Ada yang namanya akal sehat," balas Simeone. "Jika Marc (Pubill) menginterpretasikan dia menerima bola untuk memulai permainan, dan wasit memiliki interpretasi yang sama, itu karena memang ada akal sehat dalam permainan tersebut," tambahnya.  

Sumber: Flashscore 

Berita Terkait