Bola.com, Jakarta - Agen Enzo Fernandez, Javier Pastore, menegaskan kliennya tidak melakukan kesalahan apa pun di Chelsea, meski sempat dijatuhi sanksi oleh pelatih Liam Rosenior. Ia juga menekankan bahwa sang gelandang kini harus segera kembali bermain.
Situasi ini bermula saat Enzo Fernandez mengungkapkan keinginannya untuk "tinggal di Madrid" ketika jeda internasional akhir Maret lalu.
Pernyataan itu memicu spekulasi soal masa depannya, terlebih setelah ia menjawab "kita lihat saja" ketika ditanya mengenai kelanjutan kariernya di Chelsea usai kekalahan dari Paris Saint-Germain di Liga Champions.
Rosenior menilai pernyataan tersebut sudah melewati batas. Akibatnya, Fernandez dicoret dari skuad saat Chelsea menang telak 7-0 atas Port Vale di Piala FA, dan juga terancam kembali absen saat menghadapi Manchester City di Liga Inggris.
Semua Sudah Selesai
Pastore sebelumnya sempat menyebut hukuman itu tidak adil, bahkan membuka kemungkinan mencari opsi lain jika negosiasi kontrak baru tidak menemukan titik temu.
Namun kini, ia menegaskan situasi sudah sepenuhnya mereda.
"Kami sudah membicarakan hal ini dalam beberapa hari terakhir. Itu hanya komentar tanpa niat menimbulkan masalah di Chelsea," ujar Pastore kepada Top Mercato.
"Ia adalah kapten, salah satu pemimpin tim. Ia sudah menunjukkan kualitas terbaiknya di lapangan musim ini. Ia hanya berbicara tentang sebuah kota (Madrid). Lalu, dalam waktu singkat ada banyak wawancara yang membahas masa depannya."
"Media mencampur banyak hal dan mulai mengatakan ia akan meninggalkan Chelsea. Tidak ada hal seperti itu," ungkap Pastore.
Pastore juga menegaskan hubungan pemain dan klub kini kembali harmonis.
"Kami berada di jalur yang sama dengan Chelsea. Kami sudah berdamai dalam dua hari terakhir antara klub dan pemain. Sebenarnya tidak pernah ada masalah besar. Kami hanya meluruskan kesalahpahaman," imbuhnya.
Diminta Belajar
Kendati membela kliennya, Pastore mengakui ada hal yang seharusnya tidak diucapkan oleh Fernandez.
"Apa yang terjadi, ya sudah terjadi. Kami menjelaskan kepada pemain bahwa, meskipun ia tidak melakukan kesalahan, ia seharusnya tidak mengatakan hal itu," ujarnya.
"Ia baru 25 tahun, masih muda dan masih harus belajar. Kami juga menjelaskan kepada klub bahwa ia tidak memiliki niat buruk, meski tetap salah dalam mengatakannya."
Menurut Pastore, Fernandez sudah meminta maaf kepada semua pihak di dalam klub.
"Ia secara alami sudah meminta maaf kepada klub, rekan setim, pelatih, direktur olahraga, semua pihak. Sekarang kami semua berada di satu pemahaman. Ini hanya soal kesalahpahaman yang sudah diselesaikan," lanjutnya.
Saling Membutuhkan
Chelsea saat ini masih bersaing ketat untuk finis di zona Liga Champions. Mereka hanya terpaut satu poin dari Liverpool di posisi kelima, yang kini sudah cukup untuk mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa musim depan.
Pastore menegaskan, situasi ini membuat peran Fernandez sangat penting.
"Chelsea sedang berjuang untuk lolos ke Liga Champions melalui Liga Inggris, itu sangat penting bagi klub," katanya.
"Enzo harus bermain karena ia akan menghadapi Piala Dunia. Chelsea juga membutuhkannya karena ia adalah pemain kunci."
Ia menutup dengan memastikan tidak ada lagi konflik antara kedua pihak.
"Kami sudah berbicara dan menyelesaikan semuanya dari kedua sisi. Semuanya sudah jelas. Tidak ada konflik sama sekali," tegas Pastore.
"Enzo masih memiliki kontrak enam tahun, dan kami harus bekerja bersama, itulah yang sedang kami lakukan," katanya lagi.
Sumber: Football365