Bola.com, Jakarta - Musyawarah Nasional PB Percasi 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10-12 April 2026 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat. Agenda tersebut menjadi forum penting bagi organisasi catur nasional untuk menentukan arah kepemimpinan ke depan.
Dalam forum tersebut, peserta akan memilih Ketua Umum PB Percasi untuk periode 2026-2030. Proses ini menjadi bagian dari siklus organisasi setelah masa kepengurusan sebelumnya berakhir.
Pergantian kepemimpinan terjadi setelah Utut Adianto menyelesaikan dua periode jabatannya sejak 2018 hingga 2026. Posisi orang nomor satu di Percasi itu kini akan diisi oleh figur baru melalui mekanisme pemilihan di Munas.
Menjelang pelaksanaan Munas, dukungan dari berbagai Pengurus Provinsi Percasi mulai mengerucut pada satu nama. Sosok yang dimaksud adalah Agustiar Sabran yang saat ini menjabat sebagai Pembina Pengprov Percasi Kalimantan Tengah.
Dapat Dukungan
Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Umum Pengprov Percasi Kalimantan Tengah, Ilham Busra. Ia menyebut aspirasi dari berbagai daerah mengarah pada figur yang dinilai mampu melanjutkan pembinaan catur nasional.
"Mayoritas kawan-kawan Pengprov Percasi se-Indonesia menghendaki bahwa yang melanjutkan perjuangan dalam rangka memajukan olahraga asah otak ini adalah Bapak H. Agustiar Sabran," ujar Ilham.
Nama Agustiar disebut telah lama dikenal dalam dunia catur, baik di tingkat daerah maupun nasional. Keterlibatannya dimulai sejak usia muda dan terus berlanjut hingga kini.
Selain menjadi pembina di Kalimantan Tengah, ia juga menjabat sebagai Ketua Harian PB Percasi. Peran tersebut membuatnya aktif dalam berbagai program pengembangan catur di Indonesia.
Keberlanjutan Pembinaan
Di luar organisasi olahraga, Agustiar Sabran juga dikenal sebagai Gubernur Kalimantan Tengah. Posisi tersebut turut memperkuat dukungannya terhadap pembinaan olahraga, termasuk catur.
"Dalam olahraga catur, sumbangsih beliau yang nyata dan sangat besar, baik dukungan moril maupun materiil. Hal tersebut sangat nyata dirasakan oleh para pecatur, baik yang ada di Kalteng sendiri maupun pecatur se-Indonesia," jelasnya.
Dengan dukungan yang terus menguat, Pengprov Percasi Kalimantan Tengah berharap Agustiar bersedia maju sebagai calon ketua. Harapan itu mencerminkan keinginan sejumlah daerah terhadap keberlanjutan program pembinaan.
Peningkatan Prestasi Catur
Para pemangku kepentingan menilai figur tersebut memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi pada periode berikutnya. Penilaian itu muncul seiring pengalaman dan keterlibatannya dalam dunia catur.
Munas Percasi 2026 tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua umum. Forum ini juga diharapkan menjadi titik awal dalam menentukan langkah strategis demi peningkatan prestasi catur Indonesia di tingkat nasional dan internasional.