Layvin Kurzawa Sapa 400 Pesepak Bola Putri di Bandung, Program NEXT GOAL Perkuat Kolaborasi Indonesia - Prancis

Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, dipenuhi semangat ratusan pesepakbola putri dalam program NEXT GOAL, Sabtu (11/4/2026) sore.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 11 April 2026, 22:30 WIB
Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, dipenuhi semangat ratusan pesepakbola putri dalam program NEXT GOAL, Sabtu (11/4/2026) sore. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Jakarta - Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, dipenuhi semangat dan keceriaan ratusan pesepakbola putri dalam program NEXT GOAL, Sabtu (11/4/2026) sore WIB. Atmosfer positif terasa sejak awal kegiatan, dengan antusiasme tinggi dari para peserta usia dini.

Sebanyak 400 pemain putri berusia 7 hingga 12 tahun ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka mengikuti berbagai aktivitas menarik, mulai dari latihan dasar hingga sesi bermain yang penuh kegembiraan.

Advertisement

Kehadiran bintang Persib Bandung asal Prancis, Layvin Kurzawa, menjadi daya tarik utama dalam acara tersebut. Mantan pemain Paris Saint-Germain itu bahkan turun langsung ke lapangan, berinteraksi dan bermain bersama para peserta.

Momen tersebut menjadi pengalaman langka sekaligus inspiratif bagi para pemain muda. Tidak hanya sekadar bermain, mereka juga merasakan atmosfer sepak bola profesional dari sosok yang pernah tampil di level tertinggi Eropa.

 


Kolaborasi Indonesia-Prancis Dorong Sepak Bola Putri

Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, dipenuhi semangat ratusan pesepakbola putri dalam program NEXT GOAL, Sabtu (11/4/2026) sore. (Bola.com/Erwin Snaz)

Program NEXT GOAL merupakan hasil kolaborasi antara Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Fédération Française de Football (FFF), dan PSSI. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendorong perkembangan sepak bola putri di Indonesia.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis permainan, tetapi juga membawa misi besar terkait pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, serta penguatan hubungan diplomasi olahraga antara Indonesia dan Prancis.

Kurzawa sendiri mengaku terkesan dengan semangat para peserta. Ia melihat potensi besar dari generasi muda pesepakbola putri Indonesia.

“Saya sangat senang melihat para pemain perempuan muda bermain sepak bola dan menikmati permainan,” ujarnya.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk terus terlibat dan membantu pengembangan sepak bola putri, terutama setelah berdiskusi dengan pihak Kedutaan Besar Prancis.

 


Tiga Program Besar, Termasuk Kesempatan ke Clairefontaine

Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani, menjelaskan bahwa kolaborasi ini memiliki tiga program utama yang dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang.

Program pertama adalah coaching clinic yang melibatkan 60 pelatih wanita dan 400 pemain usia dini. Para pelatih mendapatkan materi langsung dari pelatih Timnas Prancis, termasuk sosok yang pernah membina Kylian Mbappé saat masih di akademi.

Program kedua berupa workshop manajemen olahraga yang akan digelar di Jakarta pada 14 April. Fokusnya adalah pengelolaan event sepak bola, khususnya untuk sepak bola putri.

Sementara itu, program ketiga menjadi sorotan utama. Sebanyak 30 pemain muda Timnas Indonesia akan diberangkatkan ke Clairefontaine, pusat pelatihan tim nasional Prancis. Mereka akan menjalani pelatihan intensif selama satu minggu bersama pelatih timnas Prancis.

“Atas nama PSSI dan Indonesia, kami mengucapkan terima kasih kepada Kedutaan Prancis, pemerintah Prancis, dan Federasi Sepak Bola Prancis atas dukungannya,” ujar Vivin.

Ia juga mengajak para pemain dan pelatih untuk terus berlatih dan memanfaatkan peluang yang ada demi perkembangan karier mereka.

 


Diplomasi Olahraga dan Harapan ke Panggung Dunia

Wakil Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabrice Filliez, menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana pemberdayaan perempuan muda.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan PSSI untuk mempromosikan sepak bola perempuan, khususnya bagi usia muda di Indonesia. Ini adalah cara yang baik untuk membantu mewujudkan mimpi mereka,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan sepak bola Indonesia. Menurutnya, baik tim putra maupun putri memiliki peluang untuk tampil di panggung dunia jika terus berkembang secara konsisten.

“Tahun ini adalah tahun Piala Dunia dan saya cukup yakin Indonesia hampir lolos ke Piala Dunia. Di kesempatan berikutnya mereka akan berhasil, baik tim putra maupun tim putri,” ujarnya.

Program NEXT GOAL bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, inisiatif ini menjadi langkah nyata dalam membuka jalan bagi generasi muda, khususnya pesepakbola putri, untuk bermimpi lebih tinggi dan menatap panggung dunia dengan penuh percaya diri.

Berita Terkait