Dari Juara EPA, Catur Pamungkas Catatkan 100 Penampilan bersama Persebaya di BRI Super League

Catur Pamungkas mencatatkan tonggak penting dalam kariernya setelah menembus 100 penampilan bersama Persebaya

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 16 April 2026, 12:45 WIB
Aksi Pemain Persebaya Surabaya, Catur Pamungkas saat bertanding melawan PSIM Yogyakarta pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Bola.com, Surabaya - Tak semua pemain mampu membukukan hingga 100 pertandingan bersama satu klub. Namun bagi Catur Pamungkas, angka itu bukan sekadar statistik, melainkan bukti perjalanan panjang penuh perjuangan.

Bek kanan Catur Pamungkas mencatatkan tonggak penting dalam kariernya setelah menembus 100 penampilan bersama Persebaya Surabaya. Momen spesial itu terjadi saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/26.

Advertisement

Bagi pemain kelahiran Mojokerto tersebut, setiap kali mengenakan seragam Bajul Ijo memiliki makna tersendiri. Ia merasa bangga bisa mencapai pencapaian itu bersama klub yang membesarkan namanya.

“Alhamdulillah bisa mencapai 100 pertandingan bersama Persebaya. Saya sangat bersyukur karena masih dipercaya membela tim. Kalau mengingat perjalanan sejak pertama bergabung sampai sekarang, tentu banyak sekali masukan dan motivasi dari orang-orang di sekitar saya yang sangat membantu perkembangan saya sebagai pemain,” ujar Catur.


Aji Santoso Berjasa

Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Aji Santoso saat memberikan keterangan kepada wartawan di Apartemen Puncak Marina Tower 2, Wonocolo, Surabaya, Selasa (11/10/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Awal perjalanan sepak bolanya dimulai dari kompetisi internal Surabaya bersama klub Anak Bangsa. Demi mengejar mimpi menjadi pemain profesional, ia harus menempuh perjalanan Mojokerto-Surabaya hampir setiap hari.

Catur kemudian menjadi bagian penting dari Persebaya U-20 yang sukses meraih gelar Elite Pro Academy musim 2019. Di bawah arahan Uston Nawawi, skud Persebaya U-20 saat itu berisikan Ernando Ari, Rizky Ridho, Brylian Aldama, hingga Andhika Ramadhani.

Prestasi itu menjadi titik awal peningkatan kariernya. Performa yang terus meningkat membuatnya dilirik oleh pelatih saat itu, Aji Santoso. Ia pun mendapat kesempatan debut di kompetisi kasta tertinggi Indonesia saat menghadapi Persikabo 1973.

“Saya masih ingat debut saya terjadi tepat di hari ulang tahun saya, 25 Juli, saat melawan Persikabo 1973 di Bogor. Waktu itu saya bahkan tidak dimainkan di posisi asli saya. Saya dipasang sebagai bek kiri. Tapi itu tetap menjadi momen yang sangat berkesan bagi saya,” ungkapnya.

“Coach Aji Santoso yang paling berkesan. Beliau yang pertama kali memberi saya kesempatan bergabung dan bermain di Persebaya. Saya banyak belajar dari beliau,” katanya.


Pengalaman Berharga

Pemain PSIM Yogyakarta, Deri Corfe mencoba melewati pemain Persebaya Surabaya Catur Pamungkas pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Sejak resmi menjadi bagian tim utama pada 2022, pemain berusia 26 tahun itu merasakan banyak pengalaman berharga yang membentuk mental dan kualitasnya sebagai pesepak bola.

Salah satu momen paling berkesan baginya terjadi saat menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-12 musim ini di Stadion Gelora Joko Samudro. Laga tersebut berakhir imbang 1-1.

Dalam pertandingan itu, Catur mencetak gol penyeimbang pada menit ke-53 melalui bola rebound yang menyelamatkan tim dari kekalahan.

“Setiap pertandingan tentu punya cerita sendiri. Tapi salah satu yang paling berkesan bagi saya adalah saat melawan Persik Kediri. Pada laga itu saya berhasil mencetak gol, dan itu menjadi momen yang sangat saya ingat,” tuturnya.


100 Laga

Pemain Persebaya Surabaya, Catur Pamungkas (kiri) berhasil melewati hadangan pemain PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Menembus 100 pertandingan tentu bukan perjalanan yang mudah. Ia merasakan pasang surut performa selama membela Persebaya.

Kini, setelah mencapai angka 100 laga, Catur memiliki ambisi besar untuk terus berkembang dan membawa tim meraih prestasi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada suporter setia yang selalu mendukung perjalanan tim.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang selalu memberikan dukungan. Dukungan mereka sangat berarti bagi saya hingga bisa mencapai 100 pertandingan bersama Persebaya. Saya berharap mereka terus mendukung tim ini ke depan,” ujarnya.

Sejauh ini, Catur menjadi salah satu andalan di posisi bek kanan Persebaya. Pada musim ini saja, ia sudah tampil dalam 26 pertandingan dengan kontribusi satu gol dan empat assist.

Capaian 100 laga menjadi bukti perjalanan panjangnya, dari pemain kompetisi internal hingga menjadi bagian penting Bajul Ijo di level tertinggi sepak bola Indonesia.   

Berita Terkait