Reaksi Nova Arianto Soal Tendangan Kungfu di EPA U-20 yang Melibatkan Pemain Asuhannya: Ada Konsekusensi

Nova Arianto kini tengah menyiapkan komposisi tim untuk Timnas Indonesia U-20.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 20 April 2026, 12:30 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto (Dok. PSSI)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-20Nova Arianto berbicara mengenai insiden yang melibatkan salah satu pemain asuhannya, Fadly Alberto Hengga. Nova menyayangkan kejadian tersebut.

Fadly Alberto Hengga yang membela Bhayangkara FC U-20 mendapatkan kecaman usai melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20.

Advertisement

Kejadian itu berlangsung dalam Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 2025/2026 di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4/2026).

Nova Arianto sangat tidak membenarkan tindakan kekerasan tersebut, apa pun alasannya. Sebab, itu bisa menjadi contoh buruk bagi pemain yang lain.

"Melihat yang terjadi di pertandingan EPA U-20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan dan pastinya apa pun situasi dan alasannya, kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk dicontoh pemain lainnya," ujar Nova.


Mengumpulkan Informasi

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto memberikan arahan kepada pemainnya saat seleksi yang berlangsung di Lapangan B, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (08/08/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Nova Arianto kemudian menyatakan pihaknya masih mencari informasi lengkap terkait penyebab insiden tersebut. Ia ingin mengetahui duduk perkara sebelum mengambil langkah lanjutan.

"Saat ini kami sedang mencoba mencari tahu apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi dan seandainya benar ada pemain Timnas usia muda yang terlibat," kata Nova.

"Pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain Timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," sambung eks asisten pelatih Timnas Indonesia senior itu.


Respek Paling Utama

Striker Timnas Indonesia U-16, Fadly Alberto berusaha melewati adangan bek Singapura, Muhammad Luth Harith pada laga matchday pertama Grup A Piala AFF U-16 2024 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (21/6/2024). (Bola.com/Radifa Arsa)

Lebih lanjut, Nova Arianto rasa hormat terhadap pertandingan dan semua pihak di lapangan harus selalu dijaga. Hal itu menjadi bagian penting dari proses pembinaan pemain muda.

"Selalu respek dengan apa pun yang berada di lapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali," tandasnya.

Berita Terkait