Bola.com, Jakarta - Legenda Ruud Gullit menilai bahwa Manchester United saat ini menghadapi persoalan yang identik dengan AC Milan, yakni terlalu terpaku pada kejayaan masa lalu sehingga sulit membangun masa depan yang lebih kompetitif.
Baik Manchester United maupun AC Milan dikenal sebagai dua raksasa sepak bola Eropa dengan sejarah panjang dan prestasi gemilang, khususnya di ajang Liga Champions. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kedua klub tersebut dinilai masih berada dalam fase transisi dan belum sepenuhnya kembali ke level terbaiknya.
Saat ini, MU berada dalam posisi yang cukup menjanjikan. Mereka duduk di peringkat ketiga klasemen Premier League dengan lima pertandingan tersisa, membuka peluang besar untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan.
Sementara itu, AC Milan juga menunjukkan performa kompetitif dengan menempati posisi kedua di Serie A, meski masih tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.
Terjebak Masa Lalu
Meski situasi kedua tim terlihat cukup positif, Gullit menegaskan bahwa ada kesalahan mendasar yang terus berulang. Dalam wawancaranya, ia menyebut bahwa fokus berlebihan pada sejarah justru menghambat perkembangan klub.
“Manchester United terlalu memikirkan masa lalu. Itu sudah berlalu. Sama seperti Milan, itu juga masa lalu,” ujar Gullit.
Menurutnya, satu-satunya cara untuk kembali ke puncak adalah dengan berani menemukan pendekatan baru dan bersikap lebih proaktif dalam membangun tim.
Reputasi Besar Tak Cukup
Pernyataan Gullit menjadi pengingat bahwa reputasi besar saja tidak cukup untuk menjamin kesuksesan di era sepak bola modern.
Baik Manchester United maupun AC Milan dituntut untuk beradaptasi, baik dari segi strategi, manajemen, maupun pengembangan pemain, jika ingin kembali mendominasi Eropa.
Di sisi lain, menariknya, sejumlah mantan pemain Manchester United justru berpeluang meraih kesuksesan di Italia. Matteo Darmian berpotensi meraih gelar Serie A bersama Inter Milan untuk ketiga kalinya, sementara Henrikh Mkhitaryan juga berpeluang menambah koleksi trofinya. Sebelumnya, Scott McTominay sukses meraih gelar liga bersama Napoli pada musim lalu.
Sumber: Utd Focus