Julukan Sindiran dari Pemain Chelsea Bongkar Lemahnya Kendali Liam Rosenior

Liam Rosenior diberi julukan "sindiran" oleh pemain Chelsea sebelum pemecatannya dari The Blues.

Bola.com, Jakarta - Julukan bernada "sindiran" sempat melekat pada Liam Rosenior selama menangani Chelsea, sebelum akhirnya ia diberhentikan dari kursi pelatih.

Fakta ini terungkap dari laporan terbaru yang mengulas suasana internal tim.

Rosenior yang baru ditunjuk pada Januari lalu menggantikan Enzo Maresca, tidak bertahan lama. Ia dipecat pada Rabu waktu setempat setelah tim terpuruk dalam lima kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun.

Kekalahan telak 0-3 dari mantan klubnya, Brighton & Hove Albion, menjadi pukulan terakhir yang memastikan akhir masa jabatannya.

Pengumuman pemecatan tersebut disampaikan secara resmi oleh klub.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Julukan Rosenior

Dalam laporan panjang yang dirilis BBC, terungkap bagaimana pandangan para pemain terhadap Rosenior selama memimpin tim.

Sebagian besar pemain disebut melihatnya sebagai sosok yang baik. Namun, di balik itu, ada juga penilaian lain yang cukup tajam.

Satu di antara pemain bahkan memberinya julukan "guru pengganti" (the supply teacher), menggambarkan otoritasnya yang dianggap kurang kuat di ruang ganti.

Rosenior sempat menekankan pentingnya para pemain "menghormati bola" dalam tradisi berkumpul sebelum pertandingan (huddle) yang diperkenalkan kelompok pemimpin dalam tim.

Namun, seiring waktu, kelompok tersebut disebut mulai kurang vokal dalam rapat tim. Sumber yang dekat dengan sejumlah pemain menyebutkan kepada BBC bahwa Rosenior perlahan kehilangan kendali atas skuad.

Ketidakpuasan

Sebelum pemecatan diumumkan, BBC juga mengungkap adanya ketidakpuasan di kalangan pemain terhadap sejumlah keputusan Rosenior.

Satu di antara yang menjadi sorotan adalah minimnya waktu bermain bagi bek muda berusia 19 tahun, Josh Acheampong, yang disebut memicu ketidakpuasan di dalam tim.

Padahal, manajemen Chelsea sebelumnya memberikan dukungan penuh kepada Rosenior. Akan tetapi, hasil buruk memaksa klub mengambil langkah tegas untuk melakukan perubahan.

Kandidat Pelatih Baru

Sebagai solusi jangka pendek, Calum McFarlane akan kembali menjabat sebagai pelatih sementara hingga akhir musim. Chelsea kemudian berencana menunjuk pelatih permanen pada musim panas mendatang.

Sejumlah nama mulai dikaitkan sebagai kandidat pengganti. Pelatih yang akan meninggalkan Bournemouth, Andoni Iraola, disebut sudah dihubungi dan berstatus bebas pada musim panas.

Selain itu, pelatih Fulham, Marco Silva, berada dalam situasi serupa karena akan hengkang di akhir musim. Chelsea tidak perlu membayar kompensasi untuk merekrutnya, dan ia diketahui memiliki hubungan dengan agen ternama, Jorge Mendes, yang dekat dengan klub.

Nama lain yang masuk radar adalah mantan pelatih Borussia Dortmund, Edin Terzic. Namun, ada kekhawatiran dari sejumlah pelatih terkait stabilitas Chelsea yang dinilai kerap berganti pelatih dalam waktu singkat.

McFarlane akan memimpin tim dari pinggir lapangan di Stadion Wembley pada Minggu saat Chelsea menghadapi Leeds United di perempat final Piala FA.

 

Sumber: Sportbible

Video Populer

Foto Populer