Dituntut Menyelamatkan Tottenham dari Degradasi, Roberto De Zerbi Gunakan YouTube dan Wyscout untuk Analisis

Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, mengungkap cara kerjanya dalam menganalisis pemain dan pertandingan di tengah padatnya jadwal kompetisi.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 25 April 2026, 17:15 WIB
Roberto De Zerbi. Pelatih Brighton and Hove Albion asal Italia berusia 43 tahun ini menempati posisi keempat sebagai pelatih termuda di Liga Inggris musim 2022/2023. Ia baru saja menangani Brighton pada 18 September 2022 menggantikan posisi Graham Potter yang dipinang Chelsea. Sebelumnya Roberto De Zerbi menjadi pelatih Shakhtar Donetsk sejak 25 Mei 2021. Pada laga debutnya ia sukses menahan imbang Liverpool 3-3 di Anfield (1/10/2022) dan membawa Brighton sementara berada di posisi ke-4 klasemen sementara. (PA via AP/Peter Byrne)

Bola.com, Jakarta - Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, mengungkap cara kerjanya dalam menganalisis pemain dan pertandingan di tengah padatnya jadwal kompetisi. Pengakuan tersebut muncul di saat performa Spurs belum sepenuhnya stabil musim ini.

Pernyataan De Zerbi menjadi perhatian setelah dibagikan oleh jurnalis Fabrizio Romano. Dalam situasi yang penuh tekanan, ia mengaku mencari berbagai cara untuk memaksimalkan informasi demi membantu timnya berkembang.

Advertisement

Tottenham sendiri masih berusaha menemukan ritme terbaik di bawah arahannya. Hasil yang belum konsisten membuat setiap detail persiapan menjadi sangat krusial.

Pendekatan De Zerbi yang memanfaatkan platform digital pun menjadi bahan perbincangan. Metode ini dinilai unik untuk pelatih di level tertinggi sepak bola Eropa.

 


Manfaatkan Teknologi untuk Cari Solusi

Debut Roberto De Zerbi bersama Spurs dan harus menelan kekalahan dari Sunderland. (ANDY BUCHANAN / AFP)

De Zerbi mengaku tidak hanya mengandalkan analisis di ruang kerja. Ia juga aktif mencari referensi tambahan di luar rutinitas harian untuk memahami kondisi tim.

“Saat saya tidak bekerja di kantor, saya mencari sesuatu yang penting untuk memberi lebih banyak informasi tentang para pemain, karena kami tidak punya banyak waktu dan harus mempertimbangkan segalanya agar bisa bertahan,” ujar De Zerbi.

Ia menambahkan bahwa platform digital menjadi salah satu alat bantu penting dalam proses analisis tersebut.

“Saya menggunakan YouTube atau Wyscout untuk menemukan solusi terbaik bagi para pemain,” ucapnya.

 


Performa Tottenham di Bawah De Zerbi

Pelatih Roberto De Zerbi tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Ia mengakui bahwa faktor mental kini menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi timnya. (AFP/Andy Buchanan)

Roberto De Zerbi baru ditunjuk sebagai manajer Tottenham Hotspur pada 31 Maret 2026, menggantikan Igor Tudor di tengah situasi tim yang sudah terpuruk.

Artinya, periode kepemimpinannya masih sangat singkat dan belum bisa diukur dengan jumlah pertandingan besar. Bahkan, ia langsung masuk ke kondisi tim yang sedang dalam tren negatif.

Sejak ditangani De Zerbi, Tottenham belum meraih kemenangan di Premier League 2026 dan masih kesulitan keluar dari tekanan.

Dalam beberapa laga awal, Spurs hanya mampu meraih hasil imbang, termasuk hasil 2-2 melawan Brighton yang membuat mereka gagal keluar dari zona merah.


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait