Kiper Barcelona Hadapi Tantangan Besar demi Gelar Individu La Liga

Jika syarat terpenuhi, kiper Barcelona asal Spanyol, Joan Garcia, resmi masuk persaingan utama sebagai penjaga gawang terbaik La Liga musim ini.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 30 April 2026, 18:30 WIB
Kiper Barcelona, Joan Garcia, melakukan penyelamatan dari tembakan pemain Rayo Vallecano, Sergio Camello, dalam laga La Liga antara Rayo Vallecano dan Barcelona di Stadion Vallecas, Madrid, Spanyol, Minggu, 31 Agustus 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Kiper Barcelona, Joan Garcia, berpeluang langsung memuncaki klasemen Zamora Trophy akhir pekan ini.

Menurut laporan SPORT, ia hanya perlu tampil melawan Osasuna untuk memenuhi syarat minimum 28 pertandingan La Liga, dengan minimal 60 menit bermain per laga.

Advertisement

Jika syarat tersebut terpenuhi, kiper asal Spanyol itu resmi masuk persaingan utama sebagai penjaga gawang terbaik La Liga musim ini.

 
 
 

El Sadar, Stadion Angker bagi Kiper Tamu

Para pemain Barcelona dan Osasuna mengheningkan cipta untuk mengenang anak Luis Enrique pada laga La Liga di Stadion El Sadar, Pamplona, Sabtu (31/8). Kedua klub bermain imbang 2-2. (AP/Alvaro Barrientos)

Namun, tantangan besar menanti Joan Garcia di markas Osasuna, El Sadar. Stadion ini dikenal sebagai tempat yang sangat sulit bagi kiper tim tamu untuk mencatat clean sheet.

Osasuna bahkan selalu mencetak gol dalam 37 laga kandang beruntun di La Liga. Catatan itu mencakup seluruh laga kandang musim ini, sepanjang musim 2024/25, hingga sebagian musim 2023/2024.

Kiper terakhir yang mampu tidak kebobolan di El Sadar adalah Rui Silva pada 5 Mei 2024, saat membela Real Betis dalam kemenangan 2-0. Sejak saat itu, semua kiper tamu selalu kebobolan setidaknya satu gol.


Performa Impresif Jadi Modal Utama

Kiper Barcelona asal Spanyol #01, Joan Garcia, bertepuk tangan sebelum pertandingan Joan Gamper Trophy ke-60 antara FC Barcelona dan Como 1907 di Stadion Johan Cruyff, Barcelona, pada 10 Agustus 2025. (Josep LAGO/AFP)

 

Meski menghadapi tantangan berat, Joan Garcia datang dengan performa meyakinkan. Ia sukses mencatat clean sheet dalam dua laga terakhir melawan Celta Vigo dan Getafe, serta sudah 214 menit tanpa kebobolan.

Secara keseluruhan, ia telah mencatatkan 14 clean sheet dari 27 pertandingan La Liga, semuanya dimainkan penuh. Koefisien kebobolannya pun impresif, hanya 0,70 gol per pertandingan (19 gol dari 27 laga).

Jika kembali mencatat clean sheet di El Sadar, Garcia dipastikan akan memimpin klasemen Trofi Zamora.

 


Persaingan Ketat dengan Courtois

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, berteriak memberikan arahan kepada rekannya saat menghadapi tuan rumah Girona pada laga lanjutan La Liga 2025/2026 di Montilivi, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Saat ini, posisi puncak masih ditempati Thibaut Courtois dari Real Madrid dengan koefisien 0,86 (24 gol dari 28 pertandingan). Meski sedang cedera, Courtois sudah memenuhi syarat jumlah laga.

Di posisi ketiga ada David Soria yang kebobolan 34 gol dalam 33 pertandingan, koefisien 1,03.

Agar gagal memimpin klasemen, Garcia harus tidak bermain atau kebobolan dalam jumlah besar. Ia bahkan masih bisa tetap unggul meski kebobolan hingga empat gol, dan akan menyamai Courtois jika kebobolan lima gol.


Pelajaran dari Musim Lalu

Musim lalu menjadi pengingat keras. Inaki Pena sempat kebobolan empat gol dalam kekalahan 2-4 di El Sadar, yang menjadi kekalahan liga pertama di era Hansi Flick.

Joan Garcia juga pernah kebobolan dua gol di stadion yang sama saat masih membela RCD Espanyol.

Akhir pekan ini akan menjadi ujian besar sekaligus peluang emas bagi Joan Garcia untuk menegaskan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik di La Liga musim ini.

Sumber: Barca Universal

 
 

Berita Terkait