Cahya Supriadi Tebar Pesona Jelang Panggilan Timnas Indonesia, Heroik Tepis Penalti Beruntun

Penampilan gemilang kembali diperlihatkan Cahya Supriadi bersama PSIM Yogyakarta.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 02 Mei 2026, 16:45 WIB
Cahya Supriadi ketika PSIM Yogyakarta bertanding melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Yogyakarta - Penampilan gemilang kembali diperlihatkan Cahya Supriadi bersama PSIM Yogyakarta. Kiper berusia 23 tahun itu sukses mencuri perhatian setelah menggagalkan tendangan penalti dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Aksi heroik itu hadir pada pekan ke-30 saat PSIM menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4/2026) sore WIB. Cahya tampil sigap dengan menepis penalti Pablo Ganet di menit ke-84.

Advertisement

Sayangnya, penyelamatan tersebut belum mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan. PSIM harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor.1-0 lewat gol cepat Aleksa Andrejic pada menit ke-6.

Saat ini, Laskar Mataram menempati posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 39 poin. Raihan itu didapat dari sembilan menang, 12 imbang, dan delapan kalah.


Perasaan Campur Aduk

Selebrasi pemain PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi saat timnya berhasil mecetak gol ke gawang Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Mantan kiper Timnas Indonesia U-22 itu memiliki perasaan yang bercampur aduk selepas laga itu. Cahya mengaku bangga dengan penampilannya, namun di sisi lain hasil akhir tidak berpihak kepada tim.

"Saya apresiasi teman-teman semuanya sudah bekerja keras sampai sejauh ini. Perasaan saya pribadi agak sedih juga karena kami tetap kalah. Mungkin akan berbeda ceritanya kalau kami seri atau menang," katanya.

Musim ini, performa Cahya memang cukup konsisten di bawah mistar gawang PSIM. Kiper berpostur 179 cm itu sudah mencatatkan 28 penampilan dari total 30 pertandingan di BRI Super League.

Dari jumlah tersebut, Cahya berhasil mengukir delapan clean sheets dengan total kebobolan 37 gol. Catatan itu menegaskan posisinya sebagai pilihan utama di sektor penjaga gawang.

Tidak hanya itu, performanya semakin menonjol berkat keberhasilan menggagalkan dua penalti musim ini. Selain kontra Persita, aksi serupa juga dilakukan kala PSIM bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta.


Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Pemain PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera (kiri) menghapiri rekan satu timnya, Cahya Supriadi usai menang melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Penampilan impresif Cahya Supriadi berbuah manis. Ia kembali mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pada 26-30 Mei 2026.

TC tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Piala AFF 2026. Ini merupakan panggilan kedua Cahya di era pelatih John Herdman, sebelumnya ia ikut serta dalam FIFA Series Maret 2026.

Untuk posisi penjaga gawang, Cahya akan bersaing dengan dua nama lainnya, yakni Nadeo Argawinata dari Borneo FC Samarinda dan Muhammad Riyandi dari Persis Solo.

Adapun Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Garuda tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.

Berita Terkait