Diego Simeone Ambil Langkah Ekstrem di La Liga demi Duel Hidup-Mati Liga Champions Vs Arsenal

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengambil tindakan drastis menjelang pertarungan timnya kontra Arsenal di leg kedua Liga Champions.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 03 Mei 2026, 18:45 WIB
Simeone sejauh ini telah menyabet gelar bersama Ateltico Madrid termasuk dua trofi Liga Europa pada musim 2011/2012 dan 2017/2018 serta dua gelar Liga Spanyol pada musim 2013/2014 dan 2020/2021. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengambil langkah ekstrem hanya tiga hari sebelum laga penentuan melawan Arsenal di Liga Champions.

Ia mencadangkan seluruh pemain inti Atletico Madrid saat menghadapi Valencia pada laga pekan ke-34 La Liga musim ini.

Advertisement

Bertandang ke markas Valencia, Stadion Mestalla, Atletico menang 2-0 dalam laga yang tetap penting untuk menjaga posisi di empat besar.

Namun, fokus utama jelas tertuju ke panggung Eropa. Atletico bersiap menjalani leg kedua semifinal Liga Champions di kandang Arsenal, laga yang bisa dibilang menjadi titik paling menentukan musim ini.


Semua Pemain Inti Disimpan

Gelandang Spanyol Valencia #18, Pepelu (Kiri), dan bek Spanyol Atletico Madrid #24, Robin Le Normand (Kedua dari Kiri), berebut bola sundulan selama pertandingan Liga Spanyol antara Valencia CF dan Club Atletico de Madrid di Stadion Mestalla di Valencia pada 2 Mei 2026. (JOSE JORDAN/AFP)

Pertandingan leg pertama pada 30 April lalu, berakhir imbang 1-1. Julian Alvarez mencetak gol lewat penalti untuk Atletico, membalas eksekusi titik putih Viktor Gyokeres di babak pertama.

Dengan agregat masih seimbang, Simeone memilih pendekatan yang tidak biasa. Tidak satu pun pemain yang turun sebagai starter di leg pertama kontra Meriam London itu, dimainkan sejak menit awal saat menghadapi Valencia.

Nama-nama seperti Jan Oblak, Marc Pubill, Matteo Ruggeri, Giuliano Simeone, Koke, Johnny Cardoso, Ademola Lookman, Antoine Griezmann, hingga Alvarez seluruhnya memulai laga dari bangku cadangan.

Sementara itu, Marcos Llorente dan David Hancko bahkan tidak masuk daftar skuad.

Kendati menurunkan komposisi berbeda, Atletico tetap mengamankan kemenangan berkat gol Iker Luque dan Miguel Cubo, hasil yang menjaga momentum jelang duel di Eropa.


Laga Sarat Kontroversi

Eksekusi penalti Julian Alvarez di laga Atletico Madrid vs Arsenal di leg 1 semifinal Liga Champions 2025/2026 di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/04/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Pertemuan pertama Atletico dan Arsenal tim tidak berjalan mulus. Dalam laga di Stadion Civitas Metropolitano, keputusan wasit menjadi sorotan setelah penalti Eberechi Eze dianulir pada fase akhir pertandingan.

Insiden lain terjadi di luar permainan. Ben White terlibat cekcok dengan Diego dan Giuliano Simeone setelah menginjak lambang Atletico di area lorong stadion.

Kini, giliran Stadion Emirates Stadium menjadi arena penentuan. Pemenang laga ini akan mengamankan tiket ke final Liga Champions yang digelar di Budapest, 30 Mei 2026.


Pertaruhan Besar

Viktor Gyokeres rayakan golnya laga Atletico Madrid vs Arsenal di leg 1 semifinal Liga Champions 2025/2026 di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/04/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Jose Breton)

Bagi Atletico, ini peluang kembali ke final untuk pertama kalinya sejak 2016, ketika mereka kalah adu penalti dari rival sekota, Real Madrid.

Los Rojiblancos juga terakhir kali mencapai semifinal pada 2017, yang lagi-lagi berujung kekalahan dari Madrid.

Sementara itu, Arsenal menunggu lebih lama. Klub asal London tersebut belum pernah lagi tampil di final Liga Champions sejak 2006. Saat itu, mereka sempat unggul sebelum akhirnya kalah 1-2 dari Barcelona.

Pemenang duel ini akan menghadapi satu di antara dari Bayern Munchen atau Paris Saint-Germain di partai puncak. PSG unggul agregat 5-4 dalam duel leg pertama, 29 April lalu.

 

Sumber: Talksport

Berita Terkait