Geram dengan Aturan Tarik Rambut di Premier League, Wayne Rooney: Konyol, Harus Diubah!

Wayne Rooney geram, sebut aturan tarik rambut di Premier League sebagai hal konyol.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 03 Mei 2026, 20:30 WIB
Mantan pemain Timnas Inggris, Wayne Rooney, bekerja untuk Channel 4 TV menjelang pertandingan persahabatan internasional antara Inggris dan Islandia di Stadion Wembley di London pada 7 Juni 2024. (Glyn KIRK/AFP)

Bola.com, Jakarta - Legenda Inggris, Wayne Rooney, melontarkan kritik keras terhadap regulasi yang berlaku saat ini setelah insiden kontroversial mewarnai pertandingan Premier League antara Wolves versus Sunderland, Sabtu kemarin.

Laga di Stadion Molineux tersebut berakhir imbang 1-1. Wolves sempat menyamakan kedudukan melalui gol Santiago Bueno tak lama setelah jeda, tetapi gagal menemukan gol kemenangan meski tampil dominan.

Advertisement

Perdebatan muncul dari insiden yang melibatkan bek Sunderland, Ballard, pada menit ke-24. Ia diusir keluar lapangan setelah menarik rambut penyerang lawan, Tolu Arokodare, dalam perebutan bola.

Wasit Paul Tierney awalnya tidak memberikan sanksi. Namun, setelah mendapat rekomendasi VAR dan meninjau ulang melalui monitor di tepi lapangan, ia mengubah keputusan dan mengeluarkan kartu merah.

Kasus ini bukan yang pertama musim ini. Sebelumnya, Michael Keane (Everton) dan Lisandro Martinez (Manchester United) juga mendapat kartu merah akibat pelanggaran serupa.


Konyol, Aturannya Harus Diubah

Sunderland dalam pertandingan Liga Inggris melawan Wolverhampton Wanderers Molineux Stadium, Sabtu (205-2026). (Dok. X @SunderlandAFC)

Dalam program "Match of the Day", Rooney secara terbuka mempertanyakan relevansi aturan tersebut.

"Saya tidak percaya saya duduk di Match of the Day membahas pemain yang diusir karena menarik rambut. Ini konyol. Aturan ini harus diubah," ujar Rooney.

Ia menegaskan, sepak bola adalah olahraga dengan kontak fisik tinggi. Menurutnya, pemain kerap berusaha merebut posisi dengan berbagai cara, termasuk menarik jersey atau bagian tubuh lawan.

"Ketika bermain, ini permainan fisik. Anda menarik baju, mencoba mendapatkan keuntungan. Kadang ada rambut panjang dan Anda bisa saja memegangnya. Menurut saya ini konyol," tambahnya.


Joe Hart Ikut Bersikap

Pertandingan Liga Inggris, Wolverhampton Wanderers versus Sunderland di Molineux Stadium, Sabtu (205-2026). (Dok. X @SunderlandAFC)

Mantan kiper Inggris, Joe Hart, juga mengkritik keputusan tersebut dalam program yang sama.

"Saya bersimpati dengan Sunderland dan juga dengan Premier League yang kita kenal karena fisiknya. Saya tidak melihat Ballard berniat menarik rambut, dia mencoba menguasai striker," kata Hart.

"Menurut aturan memang kartu merah, tetapi apakah kita ingin pemain diusir karena itu? Ini bagian dari duel fisik, tidak masuk akal," lanjutnya.


Sulit Diterima

Manajer Sunderland, Regis Le Bris. (AP Photo/Joanna Chan)

Dari kubu Sunderland, manajer Regis Le Bris menilai keputusan tersebut sulit diterima, meski memahami aturan yang berlaku.

"Kami memahami aturannya dan Paul Tierney adalah wasit yang sangat baik, tetapi penerapannya sulit diterima karena menurut saya itu bukan tindakan yang disengaja dan bukan kekerasan," ujar Le Bris, seperti dikutip The Guardian.

Ia menambahkan, situasi duel udara dalam pertandingan sering kali membuat kontak tak terhindarkan.

"Sepak bola adalah duel. Ketika menghadapi penyerang bertubuh besar, situasi bola udara terjadi berkali-kali. Banyak hal bisa terjadi. Jika aturannya seperti ini, maka menghadapi pemain berambut panjang akan menjadi masalah karena Anda tidak bisa bertahan dengan normal," katanya.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait