IBL 2026: Main di Kandang, Satria Muda Bandung Dipermalukan Dewa United Banten

IBL 2026: Main di Kandang, Satria Muda Bandung Dipermalukan Dewa United Banten

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 04 Mei 2026, 07:24 WIB
Satria Muda Pertamina Bandung menelan kekalahan 79-94 dari Dewa United pada laga lanjutan IBL 2026 di GOR Bandung Arena, Minggu (3/5/2026) malam WIB. (dok. Satria Muda Pertamina Bandung)

Bola.com, Jakarta - Satria Muda Pertamina Bandung gagal mencatat kemenangan saat melawan Dewa United Banten pada laga lanjutan IBL 2026 di GOR Bandung Arena, Minggu (3/5/2026) malam WIB. Bermain di kandang sendiri, Satria Muda kalah 79-94.

Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir yang digelar di Bandung sebelum memasuki babak Play-off, dengan antusiasme penonton yang tinggi hingga seluruh tiket terjual habis.

Advertisement

Absennya Giorgi Bezhanishvili, Satria Muda Pertamina Bandung menurunkan Abraham Damar Grahita, Jalen Jones, Widyanta Putra Teja, Julian Chalias, dan Niven Antone Glover sebagai lima pemain pertamanya.

Abraham Damar Grahita membuka angka pertama bagi Satria Muda Pertamina Bandung, disusul kontribusi tiga poin dari Jalen Jones yang sempat membalikkan dominasi skor.

Meski tim lawan bermain dengan cukup agresif hingga memperlebar jarak menjadi tujuh poin, tidak menghilangkan semangat para pemain Satria Muda.

Tambahan tiga poin dari Abraham Damar Grahita dan Niven Antone Glover menghidupkan atmosfer pertandingan hingga kuarter pertama berakhir dengan keunggulan tim tamu 26-22.

 


Tertinggal 9 Poin pada Half Time

Satria Muda Pertamina Bandung menelan kekalahan 79-94 dari Dewa United pada laga lanjutan IBL 2026 di GOR Bandung Arena, Minggu (3/5/2026) malam WIB. (dok. Satria Muda Pertamina Bandung)

Kuarter kedua dibuka dengan poin dari Jalen Jones. Assist dari Yudha Saputera kepada Abraham Damar Grahita turut membantu memperkecil selisih skor sementara.

Niven Antone Glover menjadi pemantik semangat bagi para pemain dan atmosfer pertandingan semakin bergemuruh dengan slam dunk nya.

Upaya yang dilakukan Satria Muda Pertamina Bandung belum cukup untuk mendominasi, half-time berakhir dengan skor sementara 40-49, masih untuk keunggulan tim tamu.

Memasuki second half, Niven Antone Glover dan Yudha Saputera berkontribusi dengan tambahan masing-masing tiga poin, memperkecil selisih skor sementara.

 


Takluk dari Dewa United

Niven Antone Glover menutup kuarter ketiga dengan mencetak tiga poin namun belum cukup untuk Satria Muda mendominasi. Kuarter ketiga didominasi tim lawan dengan skor sementara 74-59.

Di kuarter keempat, Satria Muda berupaya untuk meningkatkan intensitas permainan dengan pertahanan yang lebih rapat dan eksekusi serangan yang lebih terukur untuk mengejar keunggulan tim lawan.

Niven Antone Glover, Yudha Saputera, dan Widyanta Putra Teja masing-masing turut menambah tiga poin yang menjadi dorongan semangat. Namun upaya Satria Muda belum berhasil meraih kemenangan, dan akhirnya menyerah 79–94 dari Dewa United Banten.

 


Masih di Bawah Standar

Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, langsung memberikan evaluasi atas performa tim dan menyoroti faktor yang menentukan hasil laga.

"Kami sudah tahu sejak awal bahwa ini akan menjadi laga yang sulit karena mereka bermain dengan dua pemain post-up. Anak-anak bertarung selama 40 menit dan tidak menyerah, namun kali ini belum cukup,” kata Jovicic selepas laga.

“Kami mencatat 20 offensive rebound melawan zona, itu angka yang bagus, tetapi hanya menghasilkan 16 second-chance points. Akurasi field goals kami hanya 35 persen, di bawah standar dan mereka memaksa kami melakukan tembakan sulit, itulah alasan kami kalah,” lanjut Jovicic.

 

Berita Terkait