Maarten Paes Kena Kritik Lagi usai Ajax Diimbangi PSV, Kemampuannya Masih Diragukan Pengamat Liga Belanda

Kritik terhadap Maarten Paes belum berhenti. Seusai Ajax bermain imbang kontra PSV, ia kembali kena kritik tajam.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 04 Mei 2026, 14:00 WIB
Maarten Paes, Ajax Amsterdam. (Dok. ajax.nl)

Bola.com, Jakarta - Kiper Ajax Amsterdam yang juga pemain Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali menjadi sasaran kritik atas penampilannya di Eredivisie.

Paes gagal membawa Ajax mengatasi seteru abadinya, PSV Eindhoven, pada pertandingan pekan ke-32, Minggu (3-5-2026) dini hari WIB, setelah hanya bermain imbang 2-2.

Advertisement

Bermain di kandang sendiri, Stadion Johan Cruyff ArenA, gawang Maaren Paes kebobolan sangat cepat, di detik ke-35, dijebol Ricardo Pepi menyambut assist Yarek Gasiorowski.

Ajax membalas lewat gol Anton Gaaei menyelesaikan umpan Mika Godts pada menit 11. Myron Boadu membawa PSV kembali unggul di menit ke-77. Mika Godts menyelamatkan Ajax dari kekalahan lewat golnya di masa injury time.

Hasil imbang ini membuat Ajax masih berada di posisi keempat klasemen dengan koleksi poin 55, dengan menyisakan dua pertandingan.

Ajax butuh keajaiban untuk finis di posisi kedua, sementara PSV sudah tak punya pengaruh apa-apa sejak memastikan gelar juara musim ini di pekan ke-29.


Aksi Paes

Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (Instagram Maarten Paes)

Paes menjadi kiper pilihan utama Ajax, sejak Vitezslav Jaros menepi akibat cedera.

Dalam laga kontra PSV, Paes mencatat 60 sentuhan, kebobolan dua kali, tak punya penyelamatan, dan melakukan 13 kali recoveries.

Ini merupakan penampilan yang kesembilan Paes bersama Ajax sejak gabung pada Februari lalu. Total, kiper berusia 27 tahun itu telah kemasukan sembilan gol dan membukukan empat kali clean sheet.

Selain dua gol yang bersarang ke gawangnya menghadapi PSV, Paes sebelumnya juga pernah kebobolan dua gol atau lebih dalam satu pertandingan, yakni ketika Ajax kalah dari Groningen 1-3 (7 Maret 2026) dan takluk 1-2 dari Twente (5 April 2026).


Kritik Kenneth Perez

Maarten Paes menjalani debut bersama Ajax Amsterdam saat menjamu NEC Nijmegen dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026 di Johan Cruyff ArenA, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (Instagram Maarten Paes)

Terkait performa Paes pada laga menjamu PSV, kritik tajam datang dari mantan pemain Ajax, Kenneth Perez.

Di mata Perez, kiper berusia 27 tahun itu masih belum meyakinkan baginya, setelah sembilan penampilan sejauh ini.

Analis ESPN tersebut merasa Paes masih menunjukkan kekurangan, seperti yang terjadi pada gol kilat PSV. Perez memiliki kesan bahwa Paes tertekan berada di bawah mistar gawang Ajax.

"Kiper itu tidak terlalu hebat," kata Perez, merujuk kepada Paes, dalam program "Dit Was Het Weekend", sehari setelah pertandingan kontra PSV.

"Lihat Lars Unnerstall (kiper Twente) melawan AZ Alkmaar, beberapa kali. Ketika dia keluar, dia menangkap bola. Tidak perlu khawatir. Tapi, sekali lagi, Maarten Paes berada di bawah tekanan yang sangat besar setiap saat," lanjut Perez, dkutip dari Voetbal Primeur.


Sindiran untuk Paes

Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (Instagram Maarten Paes)

Tak cukup itu, Perez melanjutkan kritiknya. Paes dinilai melakukan beberapa penyelamatan penting, tetapi juga tampak kurang tenang, terutama saat menguasai bola.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut justru merugikan Paes sendiri.

"Sepertinya tidak menyenangkan bagi dirinya, karena dia terus merasa ini terlalu tinggi untuknya."

"Tentu saja sangat menyenangkan menjadi kiper Ajax secara tiba-tiba. Tetapi, ada hal-hal yang sebenarnya sangat mudah dicegah, bisa dilakukannya," sentil Perez.

Seperti diketahui, ketika Ajax mendatangkan Paes, ia diplot sebagai kiper kedua menyusul kepergian Remko Pasveer ke Heracles Almelo.

Kemudian Paes naik pangkat menjadi kiper utama Ajax, sebab kiper utama mereka, Vitezslav Jaros, mengalami cedera lutut parah hingga harus mengakhiri musim ini lebih cepat.

 

Sumber: Voetbal Primeur

Berita Terkait