Bola.com, Jakarta - Musim 2025/2026 berubah menjadi periode yang mengecewakan bagi Real Madrid. Klub raksasa Spanyol itu kembali menutup musim tanpa trofi utama, untuk kedua kalinya secara beruntun.
Situasi di kursi pelatih mencerminkan ketidakstabilan tersebut.
Peralihan dari Xabi Alonso yang dinilai belum sempat sepenuhnya menanamkan kendali sebelum pergi, kini berlanjut ke era Alvaro Arbeloa. Namun, Arbeloa mulai menghadapi persoalan serius: kehilangan kepercayaan dari ruang ganti.
Pada awal masa jabatannya, Arbeloa sempat membangun hubungan yang cukup cair dengan skuad. Tetapi, dalam beberapa pekan terakhir, dinamika itu berubah tajam. Gesekan dengan sejumlah pemain memicu suasana tegang di kompleks latihan Valdebebas.
Media Spanyol, El Mundo, menyebut kondisi internal tim kini sudah mencapai titik kritis.
Asal Mula Ketegangan
Sumber yang sama mengungkap, Arbeloa terlibat konflik dengan beberapa nama, termasuk kapten tim, Dani Carvajal, Raul Asencio, Alvaro Carreras, serta Dani Ceballos. Khusus Ceballos, ia bahkan disebut untuk sementara tidak masuk opsi "pemain yang tersedia dan bisa dipilih".
Keempat pemain ini memiliki satu kesamaan: mereka merupakan produk binaan klub.
El Mundo mengungkap, berkembang anggapan di antara mereka bahwa Arbeloa tidak memberi perhatian yang layak.
Kelompok ini menilai sang pelatih lebih sering memberikan pujian kepada pemain bintang utama, serta talenta muda yang baru menembus tim utama musim ini. Sebaliknya, kontribusi pemain, seperti Carvajal, Asencio, dan Ceballos dianggap tidak mendapatkan pengakuan yang sepadan.
Situasi ini berdampak langsung pada relasi internal tim. Hubungan antarpemain mulai renggang, dan kepercayaan terhadap pelatih perlahan terkikis.
Sorotan terhadap Mbappe
Masalah di ruang ganti tidak berhenti di situ. Kondisi makin rumit dengan situasi yang melibatkan Kylian Mbappe.
Penyerang asal Prancis itu absen dalam beberapa pekan terakhir akibat cedera hamstring. Namun, sejumlah pemain dikabarkan mempertanyakan sikapnya selama masa pemulihan.
Dalam sepekan terakhir, Mbappe diketahui melakukan perjalanan ke berbagai kota di Eropa bersama kekasihnya, aktris Ester Exposito.
Perilaku tersebut memicu tanda tanya di kalangan pemain lain. Situasi makin sensitif ketika Arbeloa secara terbuka membela Mbappe setelah kemenangan atas Espanyol pada laga La Liga, Minggu lalu.
Pergantian Pelatih
Dengan kondisi yang terus memanas, perubahan di kursi pelatih disebut menjadi langkah yang hampir tak terelakkan pada bursa musim panas mendatang.
Terlepas dari benar atau tidaknya keputusan Arbeloa dalam menangani situasi tim, hubungan yang memburuk dengan sejumlah pemain inti menjadi faktor krusial. Ditambah lagi, kegagalan mempersembahkan trofi memperlemah posisinya.
Dalam situasi seperti ini, mempertahankan Arbeloa justru berisiko memperpanjang konflik yang sudah terlanjur melebar dalam skuad.
Sumber: Football Espana