Bantah Tuduhan Marc Klok Rasis, Bojan Hodak Sebut Bhayangkara FC Memalukan

Pelatih Persib, Bojan Hodak, angkat bicara perihal tudingan Mark Klok rasis.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 04 Mei 2026, 15:45 WIB
Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung di BRI Super League 2025/26. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, angkat bicara terkait tuduhan rasis yang diarahkan kepada pemainnya, Marc Klok, saat laga melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026.

Dengan tegas, pelatih asal Kroasia tersebut membantah tuduhan Bhayangkara FC. Ia menganggap tuduhan itu tidak berdasar.

Advertisement

Menurut Bojan Hodak, insiden yang dipermasalahkan terjadi tepat di depan wasit dan melibatkan beberapa pemain, termasuk Henry Doumbia.

"Wasit yang memimpin pertandingan merupakan salah satu wasit terbaik di Asia. Jika Marc Klok mengatakan sesuatu yang salah, pasti langsung mendapat kartu merah," kata Bojan Hodak di Bandung, Senin (4-5-2026).


Tidak Benar

Marc Klok, Persib Bandung. (Dok. ileague.id)

Bahkan Bojan mengaku telah mengonformasi langsung kepada beberapa pemain usai pertandingan tersebut. Dari hasil klarifikasi itu, tidak ada yang membenarkan adanya tindakan rasisme.

"Saya bertanya kepada tiga atau empat pemain setelah pertandingan dan mereka semua mengatakan itu tidak benar," tegas Bojan.

Menurutnya, satu di antara pemain kemungkinan salah menangkap ucapan karena keterbatasan bahasa Inggris.

"Semuanya sudah selesai sejak awal babak kedua. Wasit sudah berbicara dengan kedua pemain, dan masalahnya sudah beres," imbuh Bojan.


Bikin Solid

Persib Bandung saat persiapan, latihan. (Dok. ileague.id)

Pelatih berusia 54 tahun ini kemudian mempertanyakan sikap Bhayangkara FC yang tetap mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut.

"Saya tidak tahu mengapa mereka mengeluarkan pernyataan seperti ini. Ini memalukan. Menurut saya, mereka harus meminta maaf kepada Marc Klok," lanjut Bojan.

Meski begitu, Bojan menilai situasi ini justru berdampak positif bagi timnya. Ia mengatakan bahwa polemik tersebut membuat skuadnya makin solid.

"Untuk tim, ini membuat kami justru lebih menyatu dan lebih solid," kata mantan pelatih PSM Makassar itu.

Berita Terkait