Deretan Fakta Menarik Jelang Duel Arsenal Vs Atletico Madrid di Liga Champions: The Gunners di Atas Angin

Arsenal dan Atletico Madrid akan bentrok pada laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (06/05/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 05 Mei 2026, 17:30 WIB
Cover prediksi Arsenal vs Atletico Madrid. (Bola.com/AI Generated)

Bola.com, Jakarta - Arsenal dan Atletico Madrid akan bentrok pada laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (06/05/2026) dini hari WIB. Kemenangan akan membuat satu di antara dua klub tersebut lolos ke final.

Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Riyadh Air Metropolitano, Madrid, 30 April lalu, Atletico Madrid dan Arsenal harus puas bermain imbang 1-1.

Advertisement

Tim Meriam London unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Viktor Gyokeres pada menit ke-44. Atletico baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-56, berkat tendangan 12 pas Julian Alvarez.

Hasil tersebut membuat kans kedua tim untuk lolos ke final Liga Champions sama-sama terbuka. Duel leg kedua di Stadion Emirates bakal menjadi penentuan nasib Atletico Madrid dan Arsenal untuk meraih tiket ke partai puncak.

Nantinya, pemenang antara Los Rojiblancos atau The Gunners akan menghadapi Paris Saint-Germain atau Bayern Munchen pada partai puncak di Puskas Arena, 30 Mei mendatang.

Sejumlah data dan fakta menarik tersaji jelang duel Arsenal kontra Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Liga Champions musim ini. Berikut ini ulasannya.

 

 

 


Arsenal Belum Terkalahkan

Selebrasi pemain Arsenal dalam pertandingan sepak bola semifinal Liga Champions leg pertama antara Club Atletico de Madrid dan Arsenal di stadion Metropolitano di Madrid pada Kamis (30/4/2026). (Pierre-Philippe MARCOU / AFP)

1. Arsenal masih belum terkalahkan saat menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions. Musim ini, Arsenal menang telak 4-0 di Stadion Emirates dan bermain imbang 1-1 di Riyadh Air Metropolitano.

2. Hanya dua pelatih lain yang mampu tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan awal melawan pelatih Atletico, Diego Simeone, yakni Carlo Ancelotti dan Maurizio Sarri (masing-masing 3 laga).

3. Atletico Madrid belum meraih kemenangan dalam dua laga melawan Arsenal musim ini (1 imbang, 1 kalah). Terakhir kali mereka menghadapi satu lawan tiga kali atau lebih dalam satu musim tanpa kemenangan terjadi pada musim 2022/2023, saat bersua Real Madrid (1 imbang, 2 kalah).


Atletico Madrid Punya Tren Buruk di Inggris

Selebrasi pemain Atletico de Madrid dalam pertandingan sepak bola semifinal Liga Champions leg pertama antara Club Atletico de Madrid dan Arsenal di stadion Metropolitano di Madrid pada Kamis (30/4/2026). (Pierre-Philippe MARCOU / AFP)

4. Arsenal juga sedang dalam tren impresif saat menghadapi klub-klub Spanyol di Liga Champions, dengan tidak terkalahkan dalam delapan laga terakhir (7 menang, 1 imbang).

5. Hanya satu tim yang memiliki rekor lebih panjang tanpa kekalahan melawan klub Spanyol, yakni Chelsea dengan 16 laga antara 2006 hingga 2014.

6. Di sisi lain, Atletico Madrid memiliki catatan buruk saat bertandang ke Inggris. Mereka kalah dalam enam dari tujuh partai tandang terakhir melawan klub Inggris di Liga Champions (1 menang), termasuk empat kekalahan beruntun. Kekalahan 0-4 dari Arsenal di Stadion Emirates pada Oktober 2025 menjadi satu di antara kekalahan terbesar mereka di kompetisi ini.

7. Dalam format dua leg Liga Champions, Arsenal punya torehan bagus ketika tidak menelan kekalahan di laga tandang pada leg pertama. Dari 10 kesempatan, mereka lolos delapan kali, termasuk lima partai terakhir secara beruntun. Mereka hanya gagal melaju saat menghadapi Benfica (1991/1992) dan Chelsea (2003/2004).


Atletico Madrid Incar Final Ketiga

8. Arsenal kini membidik final Liga Champions pertama sejak 2006. Jika berhasil, itu akan menjadi jeda terpanjang bagi klub Inggris menuju final, sejak Liverpool melakukannya pada 2005 (20 tahun). Sementara itu, Atletico Madrid terakhir mencapai final pada 2016 dan sebelumnya 2014.

9. Atletico berpeluang mencapai final ketiga di era Diego Simeone. Sepanjang sejarah, hanya Alex Ferguson bersama Manchester United dan Marcello Lippi bersama Juventus yang mampu membawa satu klub ke final lebih banyak (empat kali).

10. Performa Arsenal di Liga Champions juga sangat konsisten. Mereka hanya kalah dua kali dalam 23 pertandingan terakhir (17 menang dan 4 imbang), dan kedua kekalahan itu terjadi saat menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain di semifinal musim lalu.

11. Pada musim ini, Arsenal belum terkalahkan dalam 13 pertandingan (10 menang, 3 imbang), dan berpeluang mencatatkan rekor baru dengan 14 laga tanpa kekalahan.

12. Di bawah asuhan Mikel Arteta, Arsenal memiliki rata-rata kebobolan hanya 0,65 gol per laga di Liga Champions (24 gol dalam 37 pertandingan). Ini menjadi rasio terbaik dibanding pelatih lain dengan minimal 20 laga, mengungguli Frank Rijkaard (0,68).

Sumber: BBC Sport

Berita Terkait