Deretan Fakta Menarik Jelang MotoGP Prancis: 2 Rider Tuan Rumah Bakal Unjuk Gigi

Sirkuit Le Mans, Prancis bersiap menyambut deru mesin dan atmosfer panas dari ribuan penggemar setia MotoGP. Pasalnya seri kelima MotoGP 2026 akan digelar di salah satu venue paling ikonik dalam sejarah balap motor dunia tersebut, 8-10 Mei.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 06 Mei 2026, 09:15 WIB
MotoGP_Sirkuit Le Mans_Prancis (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Sirkuit Le Mans, Prancis bersiap menyambut deru mesin dan atmosfer panas dari ribuan penggemar setia MotoGP. Pasalnya seri kelima MotoGP 2026 akan digelar di salah satu venue paling ikonik dalam sejarah balap motor dunia tersebut, 8-10 Mei. 

Pada artikel ini, Bola.com merangkum deretan fakta menarik jelang gelaran MotoGP Prancis 2026. Yuk scroll ke bawah untuk mengetahuinya. 

Advertisement

Misi Johann Zarco dan Fabio Quartararo di Rumah Sendiri

Le Mans membawa memori manis bagi sang pahlawan lokal, Johann Zarco (Castrol Honda LCR). Tahun lalu, Zarco mencatatkan sejarah sebagai pembalap Prancis pertama yang memenangkan MotoGP Prancis sejak 1954.

Kini, ia akan kembali menjadi pusat perhatian bersama rekan senegaranya Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP), di depan publik sendiri.

Zarco datang ke Le Mans dengan modal kepercayaan diri tinggi usai finis ketujuh di Jerez. Sementara itu, Fabio Quartararo berharap tes positif di Jerez dapat membantunya mengeluarkan "keajaiban" di atas motor Yamaha yang masih terus dalam tahap pengembangan.

Meski ekspektasi dijaga tetap realistis, status El Diablo sebagai idola tuan rumah membuat peluangnya tetap diperhitungkan.

 

 


Dominasi Aprilia dan Bezzecchi

Pembalap Aprilia Racing asal Italia, Marco Bezzecchi, selama sesi latihan MotoGP Grand Prix Brasil di sirkuit internasional Ayrton Senna di Goiania, negara bagian Goias, Brasil, pada 20 Maret 2026.(EVARISTO SA / AFP)

Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) saat ini menjadi sosok yang paling sulit dikalahkan. Pemimpin klasemen sementara tersebut kini unggul 11 poin atas rekan setimnya, Jorge Martin.

Martin, pemenang MotoGP Prancis 2024, dipastikan bakal tampil habis-habisan demi memangkas jarak poin. Dominasi Aprilia kian terlihat nyata setelah keempat motor mereka sukses finis di posisi enam besar pada seri Jerez lalu, termasuk performa apik Ai Ogura dan Raul Fernandez.

 

 


Ducati Ingin Bangkit dari Keterpurukan

Marc Marquez jadi pembalap tercepat yang melintasi garis finis dengan catatan waktu 19 menit 41,982 detik. Tampak dalam foto, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team asal Italia, Fabio Di Giannantonio (depan) saat Sprint Race MotoGP Brasil 2026 di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, Sabtu 21 Maret 2026 waktu setempat atau Minggu (22/3/2026) dini hari WIB. (EVARISTO SA/AFP)

Kubu Ducati tengah mengalami masa sulit. Double DNF yang dialami Marc Marquez dan Francesco Bagnaia pada Main Race MotoGP Jerez menjadi pukulan telak. Sang juara dunia bertahan, Marquez, kini tertinggal 44 poin dari Bezzecchi.

Di sisi lain, Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) justru tampil cemerlang. Finis di posisi ketiga di Jerez membuat Diggia kini menempati posisi ketiga dalam klasemen pembalap, mengambil alih posisi Marc Marquez.

 

 


Tantangan KTM dan Kebangkitan HRC-Yamaha

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo saat tampil pada perkenalan motor baru Yamaha untuk mengarungi MotoGP 2026 di Jakarta, Rabu (21/1/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

KTM bertekad merespons hasil kurang memuaskan di Jerez, di mana Enea Bastianini menjadi yang tercepat bagi tim dengan finis di P8.

Pedro Acosta dan Brad Binder juga berambisi kembali ke jalur podium. Sementara itu, Maverick Viñales terpaksa absen dan akan digantikan oleh Jonas Folger.

Di kubu pabrikan Jepang, Honda dan Yamaha terus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan. Skuad Honda HRC berharap peningkatan performa pada motor mereka bisa memberikan hasil lebih baik, sementara Alex Rins, Jack Miller, dan Toprak Razgatlioglu dari Yamaha siap berjuang keras demi mencuri poin penting.

Akankah Aprilia mempertahankan dominasinya, atau mungkinkah para pembalap lokal: Johann Zarco dan Fabio Quartararo memberikan kejutan di Le Mans? 

Berita Terkait