Perayaan Arsenal ke Final Liga Champions Dikritik, Arsene Wenger Beri Pembelaan: Selebrasi Itu Wajar

Arsenal memastikan tiket ke final Liga Champions yang akan digelar pada 30 Mei di Puskas Arena, menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) atau Bayern Munchen.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 Mei 2026, 11:45 WIB
Selebrasi Arsenal usai lolos ke final Liga Champions 2025/2026 (AFP)

Bola.com, Jakarta - Arsenal merayakan keberhasilan melaju ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1. Hasil imbang 1-1 di leg pertama di Madrid dilanjutkan kemenangan 1-0 di Emirates Stadium berkat gol Bukayo Saka.

Peluit panjang disambut euforia besar di dalam Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB, dengan para pemain merayakan kemenangan bersama suporter.

Advertisement

Arsenal pun memastikan tiket ke final yang akan digelar pada 30 Mei di Puskas Arena, menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) atau Bayern Munchen.

Legenda Arsenal, Arsene Wenger, membela selebrasi tim yang dinilai sebagian pihak berlebihan. Ia menyebut ekspresi kegembiraan tersebut sebagai sesuatu yang sangat wajar.

“Selebrasi itu pantas dan kebahagiaan itu wajar, benar-benar wajar, tetapi langkah berikutnya adalah pergi ke final dan memenangkannya,” ujar Wenger.

Wenger juga menilai Arsenal tampil lebih baik dibanding Atletico dalam dua leg.

“Saya pikir Arsenal menginginkannya lebih dari Atleti dan mereka lebih tegas dalam duel. Mereka bermain melawan tim yang selama 45 menit sangat membutuhkan gol, tetapi tidak memberi mereka kesempatan,” tambahnya.

 
 

Kritik Rooney dan Respons Wenger

Manajer Arsenal Arsene Wenger bicara dalam konferensi pers, di Singapura, 14 Juli 2015. (AFP PHOTO /MOHD FYROL)

Meski banyak yang memuji, tidak sedikit pula yang mengkritik selebrasi Arsenal. Legenda Manchester United (MU), Wayne Rooney, menilai perayaan tersebut sedikit berlebihan.

“Mereka belum memenangkannya. Saya pikir selebrasinya sedikit terlalu berlebihan. Rayakan saat Anda menang… tapi ya, mereka pantas mendapatkannya,” kata Rooney.

Namun, Wenger tetap pada pendiriannya, menegaskan momen seperti itu memang layak dirayakan, meski ia mengingatkan tim untuk segera kembali fokus menghadapi final.


Arteta: Malam Luar Biasa, Tapi Fokus Berlanjut

Hasil imbang di markas Atletico Madrid memberi sedikit keunggulan bagi Arsenal yang kini bermain di depan publik sendiri. Tampak dalam foto, manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta, saat menghadiri sesi latihan tim di London Colney, sebelah utara London, pada Senin 4 Mei 2026. (Glyn KIRK/AFP)

Pelatih Mikel Arteta, yang menjadi manajer pertama Arsenal sejak Wenger yang membawa tim ke final Liga Champions, juga mengungkapkan kebahagiaannya.

“Ini adalah malam yang luar biasa untuk merasakan momen seperti ini bersama para pemain dan semua orang di klub. Perasaan yang luar biasa,” ujar Arteta.

Ia juga memuji dukungan suporter: “Sejak awal sudah luar biasa, para pendukung menunggu kami di luar stadion, energi dan semangat yang mereka berikan sangat besar, jadi kemenangan ini terasa istimewa.”

Meski begitu, Arsenal masih memiliki target lain. Mereka kini unggul lima poin atas Manchester City di Premier League dan berpeluang meraih gelar liga pertama dalam 22 tahun.

Sebelum final Liga Champions, The Gunners akan lebih dulu menghadapi West Ham United dalam lanjutan kompetisi domestik.

Sumber: Metro

Berita Terkait