Bola.com, Jakarta - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena menilai tim asuhannhya tampil cukup baik saat menghadapi tuan rumah Borneo FC Samarinda dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (4/5/2026).
Bermain di kandang Borneo FC Samarinda, Pendekar Cisadane menyerah dengan skor 0-2 dari Pesut Etam. Dua gol lawan dicetak oleh Mariano Peralta pada menit ke-37 dan Muhammad Sihran (88').
“Saya pikir pertandingan berjalan dengan baik bagi kami, di babak pertama bermain dengan kekuatan kita dan mengontrol lawan dengan baik,” ujar Carlos Pena dalam sesi konferensi pers selepas laga.
“Namun, setelah kesalahan dalam menyapu bola, Peralta mencetak gol yang luar biasa. Dan di babak kedua saya pikir para pemain pengganti kami memiliki dampak yang baik dalam pertandingan,"sambungnya.
Babak Kedua yang Buruk
Carlos Pena menyatakan Persita Tangerang bermain buruk di babak pertama saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda. Namun, Pena kecewa dengan permainan Hokky Caraka di babak kedua pada pertandingan itu.
“Kami menunjukkan penampilan terbaik di awal 15-20 menit babak kedua, kami memiliki peluang dari Hokky yang sangat jelas. Saya pikir jika kita bisa mencetak gol itu pertandingan akan berubah," ujarnya.
“Dan setelah kartu merah yang didapat Rayco dan cederanya Eber kami mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain. Jadi menurut saya itu adalah momen yang tidak mungkin bagi kami,” sambung Pena.
Kehilangan Sosok Penting
Persita kehilangan Rayco Rodriguez yang mendapat kartu merah pada menit ke-58. Selain itu, Eber Bessa juga kesulitan dalam melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera.
Kondisi tersebut membuat Carlos Pena tidak bisa komplain akan situasi yang dihadapi timnya di Samarinda.
“Kami membuat peluang, kami memiliki kesempatan yang jelas. Saya ingat di babak pertama, Aleksa memiliki situasi satu lawan satu dengan kiper lawan,” ujarnya.
“Pada babak kedua peluang dari Hokky sangat jelas. Sangat sulit datang ke sini melawan Borneo FC. Saya pikir mereka hanya kehilangan 5 poin. Kami terus mencoba dan bahkan ketika bermain dengan 9 pemain. Saya tidak akan komplain tentang hal itu.” pungkas Pena.