Sesumbar Luis Enrique Setelah PSG ke Final Liga Champions: Tak Ada Tim yang Lebih Hebat daripada Kami

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, langsung sesumbar setelah timnya memastikan lolos ke final Liga Champions 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 07 Mei 2026, 09:00 WIB
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique (kanan) dan pemainnya, Ousmane Dembele, berselebrasi pada leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Munchen di Allianz Arena, Munich, Kamis (7/4/2026) dini hari WIB. (AFP/Odd Andersen)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, langsung sesumbar setelah timnya memastikan lolos ke final Liga Champions 2026. Dia bahkan mengatakan yakin timnya bisa juara lagi.

PSG mengunci tiket ke final setelah membukukan skor 1-1 pada leg kedua semifinal di markas Bayern Munchen, Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Klub raksasa Prancis tersebut menembus final dengan agregat 6-5 setelah pada leg pertama pekan lalu menang 5-4. 

Advertisement

Hasil ini membuat PSG menjejak partai final Liga Champions dua musim beruntun. Bahkan, musim lalu PSG berhasil menggenggam gelar juara.

Les Parisiens bukan hanya menahan imbang Bayern, tetapi tampil dominan di Munich. Mereka unggul lebih dulu melalui gol Ousmane Dembele, baru disamakan Bayern lewat gol Harry Kane saat injury time.  

Selepas laga, Luis Enrique menyatakan tidak ada tim yang lebih baik daripada skuad PSG. Meskipun mereka harus melewati babak playoff Liga Champions setelah gagal finis di posisi delapan besar pada fase liga, Luis Enrique menegaskan PSG tetaplah tim terbaik di Eropa.

Ia mengatakan timnya telah membuktikan perkataannya dengan menyingkirkan Bayern untuk menyegel pertemuan dengan Arsenal di Budapest, Hungaria, pada 30 Mei mendatang.

 


Yakin Bisa Menangi Final

Para pemain PSG merayakan gol Ousmane Dembele ke gawang Bayern Munchen, Kamis (7/5/2026) (AP Photo/Matthias Schrader)

"Apakah saya yakin kami bisa memenangkan final? Ya," ujar Luis Enrique kepada wartawan, seperti dikutip dari ESPN

"Apakah Anda ingat apa yang saya katakan setelah fase grup? Saya katakan bahwa saya tidak melihat ada tim yang lebih baik dari kami. Para kritikus sempat mengatakan bahwa PSG mungkin tidak sehebat itu, tapi saya benar."

Selama ini PSG kerap dipuji karena permainan menyerang mereka, namun Luis Enrique menyebut performa di Munich membuktikan bahwa mereka juga bisa bertahan dengan baik.

"Hari ini kami menunjukkan bahwa ketika kami harus bertahan dengan blok rendah (low block), kami bisa melakukannya," kata mantan pelatih Barcelona tersebut.

"Kami memang tidak suka melakukannya dan kami tidak memilih pemain untuk bermain dengan cara seperti itu, tetapi kami mampu."

 


Filosofi PSG

Marquinhos dan Joshua Kimmich bersalaman usai laga PSG vs Bayern Munchen di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Aurelien Morissard)

Luis Enrique menyebut perbaikan pertahanan menjadi kunci dalam laga krusial ini. Pada leg pertama pekan lalu, PSG menang 5-4 namun dianggap terlalu banyak membiarkan situasi satu lawan satu.

Di Munich, mereka memenangkan lebih banyak duel dan menjaga level permainan.

"Warga Paris suka melihat sepak bola yang indah, tapi mereka juga suka melihat tim yang berjuang, dan itulah filosofi kami," pungkasnya.

Selain kesuksesan di kancah Eropa, PSG juga berada di ambang menjuarai Ligue 1 untuk kelima kalinya secara berturut-turut, atau gelar kedelapan dalam sembilan musim terakhir.

Sumber: ESPN

Berita Terkait