Bola.com, Jakarta - Atmosfer sesi latihan Persib Bandung jelang laga penting kontra Persija Jakarta terasa sangat berbeda.
Belasan ribu Bobotoh memadati sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (7/5/2026). Mereka datang memberikan dukungan penuh layaknya pertandingan resmi.
Melihat antusiasme luar biasa tersebut, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengaku bangga sekaligus terharu dengan loyalitas para Bobotoh.
Dukungan tersebut menurut Umuh Muchtar menjadi suntikan motivasi untuk Marc Klok dkk yang akan menghadapi laga penting lawan Persija Jakarta pada pekan ke 32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).
Umuh Muchtar mengatakan semangat yang ditunjukkan para Bobotoh menjadi bukti Persib memiliki kekuatan besar di luar lapangan.
“Antusiasmenya luar biasa. Mereka mendoakan kami berangkat ke Samarinda dengan semangat besar. Saya juga tadi sudah bicara dengan Pak Kapolda Jabar untuk mengantisipasi pertandingan terakhir nanti supaya semuanya berjalan tertib,” ujar Umuh.
Bak Laga Final
Manajer Persib berusia 77 tahun tersebut juga berharap ke depan suporter bisa semakin dewasa, termasuk dengan mengurangi penggunaan flare di stadion demi menjaga kenyamanan dan keamanan bersama.
“Kalau tadi itu spontan karena antusiasme. Tidak masalah menurut saya, tapi mudah-mudahan ke depan flare bisa dijauhi. Bobotoh sekarang sudah mulai tertib dan dewasa,” imbuhnya.
Umuh mengungkapan bahwa dirinya juga memberikan suntikan motivasi kepada semua pemain untuk menghadapi Macan Kemayoran nanti.
Umuh menegaskan lawan Persija bukan sekedar laga biasa, melainkan laga ‘final’ yang sesungguhnya. Kemenangan lawan Persija akan menentukan langkah Maung Bandung menuju juara hattrick.
“Saya bilang ke pemain, ini final yang sebenarnya. Jangan sampai draw, apalagi kalah. Tapi harus menang, menang, menang,” tegas Umuh penuh semangat.
Lebih Melelahkan Main di Samarinda
Terkait keputusan pemindahan venue pertandingan ke Stadion Segiri, Samarinda, Umuh menilai kondisi tersebut cukup melelahkan bagi kedua tim.
Ia mengaku awalnya Persib sudah siap bermain di Stadion GBK, Jakarta, namun keputusan akhir membuat semua pihak harus beradaptasi.
“Kalau di Jakarta sebenarnya lebih dekat dan pemain tidak terlalu capek. Tapi sekarang dipindahkan, ya aneh juga. Tapi mau bagaimana lagi, semuanya sudah diputuskan dan kami ikuti saja”, seloroh Umuh.
Manajer Persib ini memastikan Persib tidak ingin mencari alasan. Ia percaya para pemain tetap siap tempur di mana pun pertandingan digelar.
Efek Dukungan Bobotoh
Umuh juga optimistis dukungan Bobotoh akan tetap terasa meski pertandingan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda.
Apalagi kata Umuh basis suporter Persib tersebar luas di berbagai kota di Kalimantan seperti Samarinda, Balikpapan, Pontianak hingga Banjarmasin.
“Saya yakin di Kalimantan juga banyak Bobotoh. Banyak orang Sunda yang bekerja di sana. Mudah-mudahan kita diberi kemenangan, keselamatan, dan kesehatan,” harap Umuh.
Umuh kembali menegaskan pentingnya peran Bobotoh sebagai “pemain ke-12” bagi Persib.
Ia berharap Maung Bandung mampu mencetak sejarah dengan meraih gelar juara tiga kali beruntun.
“Bobotoh itu tenaga ke-12. Luar biasa. Negara mana pun pasti kaget kalau Persib bisa hattrick juara. Mudah-mudahan terwujud,” harap Umuh.