Adrien Rabiot Buka-bukaan Sebut Terget Prancis di Piala Dunia, tapi Emoh Jadi Arogan dan Sombong

Bintang Timnas Prancis, Adrien Rabiot, punya ambisi tinggi di Piala Dunia 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 07 Mei 2026, 21:45 WIB
Adrien Rabiot. Gelandang tengah berusia 27 tahun ini kini tengah menjalani musim ke-4 bersama Juventus sejak didatangkan dari PSG pada awal musim 2019/2020. Musim ini ia telah tampil dalam 14 laga di semua ajang bersama Juventus dengan torehan 5 gol. Bersama Timnas Prancis ia telah mengoleksi 29 caps dengan torehan 2 gol dan 1 assist sejak melakukan debut pada 15 November 2016. (AFP/Franck Fife)

Bola.com, Jakarta - Bintang Timnas Prancis, Adrien Rabiot, punya ambisi tinggi di Piala Dunia 2026. Setelah menelan kegagalan menyakitkan di final Piala Dunia 2022, Rabiot ingin menebusnya pada Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

Selama Piala Dunia pertamanya di Qatar 2022, Adrien Rabiot mengalami apa yang bisa digambarkan sebagai emotional rollercoaster. Ia pertama kali merasakan kegembiraan luar biasa saat mencetak gol pembuka Prancis melawan Australia dalam laga perdana mereka di Al Wakrah.

Advertisement

Sundulannya yang tak terhentikan pada menit ke-27 membantu Les Bleus menyamakan kedudukan sebelum akhirnya menang telak 4-1 berkat dua gol Olivier Giroud dan satu gol Kylian Mbappe.

Gelandang berusia 31 tahun itu kemudian menjadi starter saat menang 2-1 melawan Denmark, kemenangan 3-1 melawan Polandia di babak 16 besar, dan hasil 2-1 atas Inggris di perempat final.

Sebagai andalan sejati di skuad asuhan Didier Deschamps, pria kelahiran Saint-Maurice ini kemudian jatuh sakit di fase akhir, dan terpaksa absen di semifinal, yang dimenangkan Prancis 2-0 atas Maroko.

Ia pulih dengan cepat dan dapat kembali untuk merasakan momen puncak dalam karier pesepak bola mana pun: final Piala Dunia. Pertandingan melawan Argentina adalah salah satu penentuan gelar paling epik dalam sejarah turnamen, berakhir 3-3 setelah perpanjangan waktu, sebelum tim asuhan Lionel Messi menang 4-2 lewat adu penalti, yang meninggalkan duka mendalam bagi Les Bleus.

 


Status Favorit Tak Jadi Tekanan

Sebelumnya diketahui, Prancis dan Brasil telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Timnas Prancis di bawah racikan pelatih Didier Deschamps tampil dominan di kualifikasi, sementara Brasil lolos setelah menempati peringkat kelima zona CONMEBOL. Tampak dalam foto, pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps (tengah) dan asistennya Guy Stephan (kanan) memimpin sesi latihan di pusat pelatihan New England Revolution di Foxborough, Massachusetts, pada 25 Maret 202. (Franck FIFE/AFP)

Tiga setengah tahun setelah kekalahan menyakitkan itu, Rabiot yang kini membela AC Milan untuk menoleh kembali ke final tersebut dan mendiskusikan ambisinya untuk Piala Dunia dengan format 48 tim mendatang. Prancis berada di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia.

Kini, Prancis kembali disebut-sebut sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026, bersama dengan tim-tim seperti Spanyol hingga Argentina. Saat ditanya apakah status favorit bakal menambah tekanan bagi Les Bleus, begini jawaban Rabiot. 

"Itu tidak menimbulkan tekanan, karena pada akhirnya, kami memiliki status yang mirip empat tahun lalu sebagai juara bertahan. Memasuki edisi 2022, orang-orang jelas melihat kami sebagai salah satu favorit," kata Rabiot, seperti dikutip dari situs FIFA, Kamis (7/5/2026). 

"Kami adalah skuad yang kuat, dan kami perlu menyadari kekuatan kami tanpa menjadi arogan atau sombong. Kami harus memiliki ide yang jelas tentang ke mana kami ingin melangkah. Kapan pun kami tampil seperti babak pertama melawan Brasil (dalam laga persahabatan Maret lalu yang dimenangkan Prancis 2-1), dengan pola pikir dan tekad seperti itu, kami bisa menyulitkan tim mana pun yang menghadapi kami."

"Namun, kami juga tahu bahwa kami akan menghadapi tim-tim yang bermain hampir di level yang sama, dan detail kecil akan menjadi pembedanya," imbuh dia. 

 

 

 


Bintang Tiga

Adrien Rabiot dan Manuel Locatelli berebut bola dalam laga Liga Italia antara AC Milan vs Juventus di San Siro, 27 April 2026. (Spada/LaPresse via AP)

Adrien Rabiot terang-terangan mengatakan target Prancis di Piala Dunia 2026 adalah menjadi juara. 

"Menjuarainya akan menjadi skenario ideal, terutama mengingat hasil di tahun 2022. Lebih serius lagi, impiannya adalah menjalani perjalanan yang indah, menikmati diri kami sendiri, selalu mengingat besarnya skala ajang ini, memahami momen saat ini dan menikmatinya, sambil mencoba memberikan yang terbaik untuk jersei ini dan Timnas Prancis," ujar Rabiot. 

"Jelas, tujuan Timnas Prancis, terutama mengingat hasil terakhir kami di kompetisi besar, dan di Piala Dunia khususnya, adalah mencapai semifinal, sebagaimana yang diharapkan semua orang. Itulah tujuan kami. Kami tidak akan menutup-nutupinya karena jika kami tampil di bawah performa, itu jelas akan dianggap sebagai kegagalan."

"Kami memiliki pemain dengan semangat dan tekad, serta keinginan untuk menang. Kami benar-benar memiliki pola pikir yang sangat bagus di dalam skuad. Jika semua orang tetap fokus sepenuhnya pada tujuan, dengan pola pikir untuk memberikan segalanya, saya pikir kami bisa menjalani perjalanan yang sangat indah. Di Piala Dunia 2026, warisan kami nantinya adalah bintang ketiga," imbuh Rabiot. 

Sumber: FIFA

Berita Terkait