Bola.com, Jakarta - Pangeran William memberikan ucapan spesial kepada Pep Guardiola setelah Manchester City berhasil menjuarai Piala FA usai mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0 di Wembley Stadium, Sabtu (16/5/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak babak pertama. Manchester City baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-72 lewat gol cantik Antoine Semenyo. Penyerang asal Ghana itu sukses memanfaatkan umpan silang Erling Haaland dengan sontekan backheel yang mengecoh lini pertahanan Chelsea.
Chelsea sempat mencoba membalas setelah tertinggal, namun sejumlah peluang yang didapat gagal berbuah gol. Upaya terbaik datang dari Enzo Fernandez, tetapi tendangannya masih melambung di atas mistar.
Keberhasilan tersebut membuat Guardiola meraih gelar FA Cup ketiganya bersama Manchester City. Seusai pertandingan, Guardiola memimpin para pemain City naik ke podium juara di Wembley untuk menerima medali dan trofi.
Pesan Singkat
Momen menarik terjadi saat Pangeran William menyerahkan medali kepada Guardiola. Sambil memberikan medali kemenangan, ia mengatakan lima kata singkat kepada pelatih asal Spanyol itu: “Pep, well done. Another one.”
Pangeran William yang dikenal sebagai pendukung Aston Villa juga menyempatkan diri menyapa para pemain dari kedua tim sebelum laga dimulai. Ia bahkan sempat bercanda dengan kiper City, James Trafford, yang memilih melakukan fist bump karena masih mengenakan sarung tangan.
Setelah sukses mengangkat trofi FA Cup, Manchester City kini langsung mengalihkan fokus ke Premier League. The Citizens akan menghadapi Bournemouth dalam upaya menjaga peluang meraih treble domestik musim ini.
Laga Alot
Laga berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih di babak pertama. Manchester City sempat mencetak gol melalui Erling Haaland, namun dianulir karena posisi offside.
Gol kemenangan akhirnya hadir pada menit ke-72 lewat aksi brilian Antoine Semenyo. Penyerang asal Ghana itu sukses menyambut umpan rendah Haaland dengan sontekan tumit yang mengecoh Robert Sanchez dan Levi Colwill. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan final yang berjalan sengit.
Chelsea mencoba bangkit setelah tertinggal. Namun minimnya kreativitas serangan membuat tim London Barat itu kesulitan menciptakan peluang berbahaya. The Blues hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Main Efektif
Di sisi lain, Manchester City tampil lebih efektif dan dominan dalam penguasaan bola. City mencatatkan 56 persen penguasaan bola dengan total sembilan tembakan, sementara Chelsea hanya melepaskan tujuh percobaan.
Semenyo pun dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat gol spektakulernya. Setelah laga, ia mengaku harus berimprovisasi dalam momen cepat tersebut.
“Semua terjadi begitu cepat. Bola datang langsung kepada saya dan saya harus berimprovisasi,” ujar Semenyo.
Kemenangan ini menjaga peluang Manchester City meraih treble domestik musim ini setelah sebelumnya menjuarai Carabao Cup. Kini City masih memburu gelar Premier League dan akan menghadapi Bournemouth pada laga berikutnya.
Sementara itu, kekalahan ini menambah catatan buruk Chelsea di final FA Cup. Mereka kini menjadi klub pertama yang kalah dalam empat final FA Cup secara beruntun.