Mourinho Bicara Jujur Soal Peluang Kembali ke Real Madrid

Jose Mourinho akhirnya angkat bicara terkait rumor yang menghubungkannya dengan Real Madrid

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 17 Mei 2026, 17:45 WIB
Jose Mourinho inginkan trofi Liga Champions. (c) AFP

Bola.com, Jakarta - Pelatih Benfica, Jose Mourinho, akhirnya angkat bicara terkait rumor yang menghubungkannya dengan Real Madrid. Usai membawa Benfica menang 3-1 atas Estoril, Mourinho mengaku sudah tidak bisa lagi menyembunyikan perasaannya terhadap klub asal Lisbon tersebut.

Dalam konferensi pers seusai laga, Mourinho menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan apa pun dengan Real Madrid. Ia menyebut satu-satunya tawaran nyata yang ada saat ini datang dari Benfica untuk memperpanjang kontraknya.

Advertisement

“Ada kemungkinan saya bertahan. Saat ini saya memiliki tawaran perpanjangan kontrak dari Benfica dan saya sangat menghargainya,” ujar Mourinho.

Mantan pelatih Chelsea dan Manchester United itu juga menjelaskan bahwa dirinya memang sempat dikaitkan dengan Real Madrid melalui komunikasi antara agen Jorge Mendes dan pihak klub Spanyol tersebut.


Belum Ada Pembicaraan

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, memberi instruksi saat laga Liga Champions melawan Juventus Benfica di Allianz Arena, Italia, Kamis (22/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Namun, belum ada pembicaraan langsung ataupun kontrak resmi yang disiapkan.

“Tidak ada kontrak yang ditandatangani, tidak ada apa pun di atas meja. Saya juga belum berbicara langsung dengan presiden Real Madrid,” tambahnya.

Mourinho mengungkapkan bahwa Presiden Benfica, Rui Costa, sudah melakukan berbagai cara untuk mempertahankannya. Bahkan, saat pertama kali datang ke Benfica, keduanya menyepakati klausul khusus yang memungkinkan Mourinho pergi apabila situasi klub berubah setelah pemilihan presiden.

Meski begitu, Mourinho mengisyaratkan peluang bertahan di Benfica sangat besar.

“Kemungkinannya 99 persen. Saya masih memiliki kontrak dan juga tawaran baru yang menurut agen saya sangat bagus,” katanya.


Bangga dengan Benfica

Sebuah momen hampir mustahil terjadi di Estadio da Luz, Lisbon. Ketika waktu hampir habis dan harapan Benfica tampak memudar, justru sang kiper, Anatoliy Trubin, muncul sebagai pahlawan. Gol sundulannya di menit ke-98 menjadi penutup laga penuh drama yang mengantar Benfica asuhan Jose Mourinho ke babak play-off Liga Champions. (AP Photo/Armando Franca)

 

Pelatih berusia 63 tahun itu juga menyampaikan rasa bangganya terhadap skuad Benfica musim ini. Meski gagal finis sebagai juara liga, Mourinho menilai kerja keras timnya pantas mendapatkan apresiasi.

Ia bahkan menyebut Benfica sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan di kompetisi Eropa musim ini, sesuatu yang menurutnya sangat membanggakan.

“Saya sangat bangga dengan ruang ganti ini. Mereka bekerja dengan disiplin, empati, dan kebersamaan. Posisi ketiga tidak mencerminkan kerja keras mereka,” ucap Mourinho.


Peluang ke Real Madrid

Mengenai peluang melatih Real Madrid, Mourinho menegaskan keputusan akhirnya tidak akan bergantung pada uang, melainkan proyek dan keyakinan bahwa dirinya mampu memenuhi target klub.

“Benfica adalah Benfica. Pada titik ini saya tidak bisa lagi menyembunyikan apa yang saya rasakan terhadap Benfica. Sepanjang karier saya mencoba menyembunyikannya, tetapi sekarang tidak lagi,” tutup Mourinho.

Berita Terkait