Chelsea Sempat Hubungi Lampard sebelum Resmi Tunjuk Xabi Alonso

Chelsea dikabarkan sempat berbicara dengan Frank Lampard sebelum akhirnya resmi menunjuk Xabi Alonso

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 18 Mei 2026, 07:45 WIB
Ekspresi pelatih Chelsea, Frank Lampard, saat melawan Brighton and Hove Albion pada pekan ke-31 Premier League 2022/2023, di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (15/4/2023). Chelsea menelan kekalahan ketiga beruntun di bawah asuhan Frank Lampard. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Bola.com, Jakarta - Chelsea dikabarkan sempat berbicara dengan Frank Lampard sebelum akhirnya resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru mereka.

Chelsea mengumumkan Alonso sebagai suksesor jangka panjang Liam Rosenior usai kekalahan di final Piala FA melawan Manchester City. Mantan pelatih Bayer Leverkusen dan Real Madrid itu menandatangani kontrak panjang di Stamford Bridge.

Advertisement

Menurut laporan, Lampard sempat menjadi kandidat kuat setelah sukses membawa Coventry City menjuarai Championship dan promosi ke Premier League. Namun, Chelsea akhirnya lebih memilih Alonso untuk memimpin proyek baru klub.

Selain Lampard, nama pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, juga disebut sempat berdiskusi dengan manajemen Chelsea sebelum keputusan final dibuat.

Meski begitu, Alonso dianggap sebagai pilihan ideal berkat pengalaman, kualitas taktik, serta reputasinya di sepak bola Eropa. Chelsea juga disebut memberikan peran lebih besar kepada Alonso sebagai manajer, bukan hanya head coach, termasuk dalam urusan transfer pemain.


Fokus di Coventry

Pelatih Coventry City, Frank Lampard memeluk pemainnya Jack Rudoni setelah timnya kalah dari Sunderland dalam laga leg 2 babak semifinal play off Championship di Stadium of Light, Sunderland, Inggris, Selasa (13/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/PA/Owen Humphreys)

Lampard juga mengakui bahwa Chelsea tetap memiliki tempat spesial dalam hidupnya. Namun, ia menegaskan bahwa urusan klub tersebut saat ini bukanlah tanggung jawabnya.

“Chelsea adalah bagian besar dalam hidup saya, tetapi saat ini itu adalah urusan mereka. Urusan saya ada di sini,” lanjutnya.

Ia juga memahami tekanan besar yang dihadapi pelatih di klub besar, termasuk konsekuensi saat tim mengalami periode sulit.

Meski sempat mencatatkan prestasi membawa Chelsea finis di empat besar, serta pernah menjalani periode kedua yang kurang sukses pada 2023, peluang Lampard kembali ke Stamford Bridge dinilai kecil.

Ketua Coventry, Doug King, bahkan disebut tidak khawatir kehilangan Lampard. Di sisi lain, posisi Lampard saat ini relatif lebih stabil, terutama setelah sukses membawa Coventry promosi dan meraih gelar di Championship.

Dibanding mengambil risiko besar menangani Chelsea yang sedang terpuruk, Lampard dinilai lebih diuntungkan jika fokus mempertahankan performa Coventry di level tertinggi.

 

Sumber: Express

Berita Terkait