Premier League Jelaskan Alasan Gol Kontroversial MU ke Gawang Nottingham Forest Tetap Disahkan

Premier League menjelaskan terkait kontroversi gol kedua Manchester United saat menghadapi Nottingham Forest

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 18 Mei 2026, 05:45 WIB
VAR (Video Assistant Referee) memeriksa kemungkinan adanya handball dalam proses terjadinya gol yang dicetak striker Brasil Manchester United, Matheus Cunha, pada pertandingan Liga Inggris antara Manchester United melawan Nottingham Forest di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, Minggu (17/5/2026). (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Nottingham Forest dalam lanjutan pekan ke-37 Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (17/5/2026).

Namun, kemenangan tersebut diwarnai kontroversi VAR yang menjadi sorotan publik sepak bola Inggris.

Advertisement

Setan Merah membuka keunggulan cepat lewat gol Luke Shaw pada menit kelima. Nottingham Forest kemudian menyamakan kedudukan melalui Morato di awal babak kedua, tepatnya menit ke-53. Hanya dua menit berselang, Matheus Cunha kembali membawa Setan Merah unggul lewat gol yang memicu perdebatan panas.

Gol Cunha dianggap kontroversial karena dalam proses terjadinya gol, Bryan Mbeumo terlihat menyentuh bola dengan tangan. Banyak pemain dan pendukung Forest menganggap gol tersebut seharusnya dianulir setelah tinjauan VAR dilakukan. Namun, wasit Michael Salisbury tetap mengesahkan gol itu.


Penjelasan Premier League

Pusat Pertandingan Premier League kemudian menjelaskan bahwa sentuhan tangan Mbeumo dinilai tidak disengaja. Setelah melakukan pengecekan VAR, wasit memutuskan mempertahankan keputusan awal karena handball tersebut dianggap accidental atau tidak disengaja.

“Setelah tinjauan VAR, wasit tetap pada keputusan awal untuk memberikan gol kepada Manchester United.

Pengumuman wasit: ‘Setelah peninjauan, keputusan gol tetap sah karena pelanggaran handball dinilai tidak disengaja, sehingga keputusan akhir adalah gol.’”

Bek Manchester United, Luke Shaw (kiri), merayakan gol pembuka bersama Lisandro Martinez (kanan), dalam pertandingan sepak bola Premier League antara Manchester United melawan Nottingham Forest di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 17 Mei 2026. (Darren Staples / AFP)

Keputusan itu memancing kritik dari banyak pengamat sepak bola Inggris, termasuk legenda MU, Gary Neville. Ia menilai wasit seharusnya mengikuti rekomendasi VAR dan membatalkan gol tersebut. Meski demikian, sebagian pihak justru melihat keputusan Salisbury sebagai langkah positif agar wasit tidak terlalu bergantung pada teknologi VAR.

Laga berlangsung panas hingga akhir pertandingan. Nottingham Forest sempat memperkecil ketertinggalan lewat Morgan Gibbs-White pada menit ke-78 setelah Bryan Mbeumo mencetak gol ketiga United dua menit sebelumnya. Namun, tim tamu gagal menyamakan skor hingga peluit panjang dibunyikan.


Efektivitas VAR Dipertanyakan

Gol tersebut awalnya terlihat sah. Bola hasil tembakan keras Wilson bahkan sudah melewati garis gawang sebelum akhirnya dibuang pemain Arsenal. (AFP/Adrian Dennis)

Selain kemenangan Manchester United, pertandingan ini kembali memunculkan perdebatan besar mengenai efektivitas VAR di Liga Inggris.

Sebelum pekan ke-37 dimulai, Premier League disebut telah kehilangan total 19 jam waktu pertandingan akibat intervensi VAR sepanjang musim ini, serta mencatat peningkatan kesalahan keputusan dibanding musim lalu.

 

Sumber: Premier League on X

Berita Terkait