Bola.com, Jakarta - Klub kejutan Serie A musim ini, Como 1907, terus mencuri perhatian publik sepak bola Italia. Performa impresif tim asuhan Cesc Fabregas membuat mereka kini disebut-sebut berpeluang menembus kompetisi Eropa musim depan.
Namun, laju Como ternyata juga memunculkan komentar miring. Ada anggapan bahwa keberhasilan klub promosi tersebut hanya terjadi karena dukungan finansial besar dari pemilik klub.
Komentar itu langsung mendapat respons dari Fabregas. Mantan gelandang Arsenal, Chelsea, dan Barcelona tersebut menegaskan bahwa pencapaian Como bukan semata karena uang.
Menurut Fabregas, jika hanya mengandalkan kekuatan finansial, Como seharusnya memiliki daftar gaji terbesar di Serie A. Faktanya, kondisi mereka justru jauh dari itu.
Fabregas: Como Tidak Punya Gaji Mewah
Fabregas menilai banyak orang terlalu mudah mengaitkan performa Como dengan uang tanpa melihat realita yang sebenarnya terjadi di dalam klub.
Ia menegaskan, Como memang memiliki proyek jangka panjang yang serius. Namun, dari sisi pengeluaran gaji pemain, mereka bahkan tidak masuk jajaran elite Serie A.
“Orang-orang berbicara seolah kami menghabiskan uang dalam jumlah luar biasa. Coba lihat daftar gaji kami, kami bahkan tidak masuk 10 besar di Serie A,” ujar Fabregas.
Pelatih asal Spanyol itu juga menilai keberhasilan Como musim ini lebih banyak dipengaruhi oleh kerja keras tim, organisasi klub, serta keberanian memainkan sepak bola menyerang.
“Yang kami lakukan adalah membangun identitas dan mentalitas. Para pemain bekerja luar biasa setiap hari,” lanjutnya.
Como Jadi Kejutan Serie A Musim Ini
Como memang menjadi salah satu cerita paling menarik di Serie A 2025/2026. Berstatus tim promosi, mereka mampu bersaing dengan klub-klub papan atas Italia dan sempat masuk perebutan tiket kompetisi Eropa.
Kehadiran sejumlah nama berpengalaman seperti Pepe Reina dan Raphael Varane sempat membuat banyak pihak menilai Como membangun tim dengan kekuatan finansial besar.
Namun, Fabregas merasa pencapaian timnya terlalu disederhanakan jika hanya dikaitkan dengan uang.
Ia menilai banyak klub dengan anggaran lebih besar justru gagal tampil konsisten sepanjang musim. Karena itu, keberhasilan Como disebutnya lahir dari proyek yang jelas dan proses yang dijalani dengan sabar.
“Kami ingin membangun sesuatu yang berkelanjutan, bukan hanya sukses sesaat,” tegas Fabregas.
Como kini masih menjaga peluang finis di zona Eropa jelang pekan terakhir Serie A musim ini.