Persib Dominan Merajai Liga Indonesia, Pengamat: Klub Lain Wajib Meniru dalam Hal Pengelolaan

Persib Bandung memang layak diakui sebagai tim yang ideal dan menjadi percontohan bagi klub-klub lain.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 20 Mei 2026, 22:15 WIB
Pemain Persib Bandung, Andrew Jung, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persik Kediri pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Soreang, Senin (09/03/2026) malam WIB. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Persib Bandung di ambang juara BRI Super League 2025/2026. Tim Maung Bandung masih kukuh di puncak klasemen dengan nilai 78, unggul dua poin atas pesaing terdekatnya, Borneo FC.

Saat BRI Super League 2025/2026 hanya tinggal menyisakan satu pertandingan terakhir pekan ini, Persib cukup menambah satu poin untuk menyegel gelar juara. Tim Maung Bandung akan ditantang tamunya Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).

Advertisement

Di tempat lain, Borneo FC menjamu Malut United di Stadion Segiri. Borneo FC butuh keajaiban, karena harus menang dan berharap Persib kalah.

Namun dengan pertandingan dan akan dimainkan di kandang sendiri, sepertinya mustahil bagi pasukan Bojan Hodak tergelincir ketika bersua Persijap.

Persib Bandung sangat dominan di persaingan kompetisi kasta teratas Indonesia. Jika berhasil menyegel juara akhir pekan ini, trofi tersebut akan menjadi gelar yang ketiga mereka secara beruntun.

 


Kedigdayaan Persib

Para pemain Persib Bandung merayakan gol yang dicetak oleh Thom Haye ke gawang Malut United dalam laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (6/3/2026) malam WIB. (Bola.com/Erwin Snaz)

Sempat merajai era kompetisi Ligina, kemudian menjadi kampiun pada zaman Indonesia Super League (ISL) 2024, Persib akhirnya juara lagi di era kompetisi terkini.

Persib Bandung sukses keluar sebagai juara Liga 1 2023/2024, setelah mengalahkan Madura United di partai puncak Championship Series dengan agregat telak 6-1 (menang 3-1 pada leg pertama dan 3-1 pada leg kedua di Stadion Gelora Bangkalan).

Gelar tersebut menjadi salah satu momen bersejarah karena Tim Maung Bandung berhasil mengakhiri puasa gelar liga selama 10 tahun. Semusim kemudian atau tepatnya 2024/2025, Persib kembali mempertahankan gelar juaranya. Mereka berhasil mempertahankan gelar juaranya secara back-to-back di bawah arahan pelatih Bojan Hodak.

Memasuki musim ketiga ini, Persib hanya butuh hasil imbang melawan Persijap Jepara akhir pekan nanti, untuk memastikan gelar juara yang ketiga secara berturut-turut. Jika mereka mengangkat trofi akhir pekan nanti, Persib secara keseluruhan mengoleksi sembilan gelar juara Liga Indonesia, dengan empat di antaranya saat masih bernama Perserikatan.

 


Tak Terbendung Musim Ini

Ilustrasi Persib Bandung. (Bola.com/Erwin Snaz/Gemini)

Persib tak mengalami penurunan kualitas dari musim sebelumnya. Mereka justru menambah amunisi dengan menggaet duo Timnas Indonesia, Thom Haye dan Eliano Reijnders.

Kemudian mendatangkan Federico Barba, Sergio Castel, Patricio Matricardi, Frans Putros, Luciano Guaycochea, Berguinho, Uilliam Barros, Ramon Tanque, dan Andrew Jung.

Tak cukup sampai di situ, Persib menambah kekuatannya dengan mendatangkan eks bintang PSG dan Timnas Prancis, Layvin Kurzawa. Persib yang masih dipoles pelatih Bojan Hodak sangat konsisten dalam bersaing di papan atas.

Performa tim pujaan Bobotoh tersebut sungguh luar biasa. Menjelang laga pamungkas akhir pekan ini, Beckham Putra dan rekan-rekan tak terkalahkan dalam 20 pertandingan terakhir di BRI Super League.

Perinciannya adalah 15 kali menang, dan lima kali imbang. Sebuah gambaran betapa kuatnya tim yang punya julukan lain Pangeran Biru ini. Kehebatan Persib mendapat pengakuan dari pengamat sepak bola nasional, Aris Budi Sulistyo.

"Harus diakui Persib merajai Liga Indonesia karena manajemen yang benar-benar sehat, kompak, sponsor yang berdatangan untuk membantu finansial mereka. Bisa dilihat komposisi mereka yang banyak dihuni pemain grade A baik di level Indonesia maupun legiun asingnya," tuturnya kepada Bola.com, Rabu (20/5/2026).

 


Perlu Dicontoh

Aris Budi Sulistyo menambahkan, Persib memang layak diakui sebagai tim yang ideal dan menjadi percontohan bagi klub-klub lain. Mantan pelatih Persis Solo dan Persik Kediri itu menilai Persib menjadi tim paling terdepan di Indonesia dalam segi pengelolaan.

Ia mengacungi jempol sistem manajerial di Persib Bandung, terutama berkaitan dengan sektor finansial yang sering menjadi hambatan besar bagi rata-rata klub sepak bola Indonesia. Kasus penunggakan gaji pemain masih menjadi terjadi di setiap musimnya.

"Hanya segelintir tim di Indonesia yang bisa mengejar kondisi di Persib. Kita tidak pernah mendengar berita Persib menunggak gaji pemain bahkan hingga berbulan-bulan. Persib menjadi contoh oleh tim-tim lain," beber pria asal Solo tersebut.

"Contoh yang bisa diambil adalah model pengelolaan dari Persib yang mengutamakan kekeluargaan, pemain benar-benar mendapatkan haknya yang membuat mereka akan memberikan yang terbaik untuk klub," pungkas Aris Budi Sulistyo.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait