Rapor Spesial Jadon Sancho: 3 Final Kompetisi Eropa Beruntun, Back to Back Juara

Jadon Sancho memenangkan Liga Europa bersama Aston Villa pada musim 2025/26, mengamankan kemenangan 3-0 melawan SC Freiburg di final hari Kamis (21/05/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 21 Mei 2026, 11:15 WIB
Jadon Sancho (menghadap kamera) berpelukan dengan rekan setimnya Morgan Rogers saat Aston Villa membungkam Freiburg di Final Liga Europa 2025/2026. (Ozan KOSE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Jadon Sancho memenangkan Liga Europa bersama Aston Villa pada musim 2025/26, mengamankan kemenangan 3-0 melawan SC Freiburg di final hari Kamis (21/05/2026) dini hari WIB.

Dengan kemenangan ini, Jadon Sancho merasakan rapor spesial. Ya, ia menjadi pemain pertama yang mencapai tiga final kompetisi Eropa berbeda dalam tiga tahun berturut-turut.

Advertisement

Dari tiga final tersebut, dua di antaranya Jadon Sancho back to back juara: bersama Chelsea di Conference League musim lalu dan Aston Villa pada Liga Europa musim ini. 

Rekam jejak menarik Jadon Sancho ini dimulai pada 2023/24 di mana ia merasakan bersama Borussia Dortmund dan kandas 0-2 dari Real Madrid. 

 

 

 


Back to Back Juara

Pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang PSV Eindhoven pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Signal Iduna Park, Rabu (13/3/2024). (AP Photo/Martin Meissner)

Lalu pada musim 2024/2025, Jadon Sancho menjadi juara Conference League bersama Chelsea,  di mana ia masuk sebagai pemain pengganti dan ikut mencetak gol.

Musim 2025/26, Jadon Sancho masuk sebagai pemain pengganti dan Aston Villa sukses mengalahkan Freiburg dengan skor 3-0.

Pencapaian di atas menandakan meskipun kariernya agak bergejolak dalam beberapa tahun terakhir, Jadon Sancho terus menulis babak luar biasa dalam kehidupan profesionalnya. 


Kata-kata Unai Emery

Unai Emery mengaku sejak awal memang datang ke Aston Villa dengan ambisi besar. Namun, ia menyadari mimpi besar tersebut tidak mungkin diwujudkan seorang diri tanpa dukungan penuh dari klub.

Pelatih berusia 54 tahun itu memuji kontribusi pemilik klub, staf, hingga para pemain yang dinilainya terus bergerak bersama untuk membawa Aston Villa naik ke level yang lebih tinggi.

“Saya memang orang yang ambisius dan tentu saya membutuhkan dukungan. Pemilik klub, semua orang yang bekerja di klub, para pemain, mereka mengikuti kami,” ujar Emery kepada TNT Sports usai pertandingan.

“Kami melakukan semuanya bersama-sama. Tapi kami juga harus menetapkan ambisi dengan jelas dan realistis. Setiap langkah maju yang kami lakukan harus memiliki arti,” lanjut mantan pelatih Sevilla dan Villarreal tersebut.

 

Berita Terkait