PSS Sleman Genap 50 Tahun: Denyut Ekonomi Wong Sleman hingga Mimpi Bersinar di Super League 2026/2027

Status runner-up Pegadaian Championship 2025/2026 yang mengantar PSS promosi ke BRI Super League musim depan membuat ulang tahun kali ini terkesan berbeda.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 22 Mei 2026, 10:30 WIB
Mini Museum 50 Tahun PSS Sleman. (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Sleman - PSS Sleman merayakan hari jadi yang ke-50 pada Rabu (20/5/2026) dengan suasana penuh suka cita. Momen setengah abad Super Elja makin spesial setelah mereka memastikan kembali ke kasta teratas Liga Indonesia musim depan.

Euforia perayaan ulang tahun PSS terasa di berbagai sudut Kota Sleman. Paling menarik saat ribuan suporter menyalakan flare dan kembang api di kawasan Flyover Jombor pada Rabu tengah malam.

Advertisement

Tak hanya itu, manajemen klub turut menghadirkan Mini Museum 50 Tahun PSS di Stadion Maguwoharjo. Pameran spesial itu dibuka mulai 17 hingga 24 Mei 2026 dan jadi ruang nostalgia perjalanan Super Elja dari masa ke masa.

Status runner-up Pegadaian Championship 2025/2026 yang mengantar PSS promosi ke BRI Super League musim depan membuat ulang tahun kali ini terkesan berbeda. Harapan besar disematkan kepada klub kebanggaan warga Sleman itu.

 

 
 

Bukan Sekadar Klub Sepak Bola

Para pemain dan ofisial dari PSS Sleman merayakan keberhasilan promosi dari Pegadaian Championship 2025/2026 bersama para fans di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5/2026). (Dok. PSS)

Direktur PSS Sleman, Yoni Arseto, mengatakan keberadaan tim berlogo Candi itu bukan hanya soal pertandingan di atas lapangan. Menurutnya, Super Elja sudah jadi bagian dari kehidupan masyarakat Sleman.

"Harapannya PSS Sleman menjadi berkah buat masyarakat Sleman pada umumnya dan pecinta PSS. Selama 50 tahun, PSS bukan hanya klub sepak bola, tetapi juga bagian denyut kehidupan masyarakat Sleman," ujarnya kepada Bola.com, Kamis (21/5/2026).

Yoni menilai kehadiran PSS selama ini memberi dampak besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat kecil. Banyak pelaku usaha yang menggantungkan hidup dari aktivitas pertandingan maupun kegiatan klub.

"Kehadiran PSS memberi ruang hidup bagi banyak pelaku ekonomi mikro, mulai pedagang kecil di sekitar stadion, juru parkir, UMKM, hingga masyarakat yang menggantungkan harapan dari setiap pertandingan dan aktivitas klub," lanjutnya.


Tak Sekadar Numpang Lewat di Super League

PSS Sleman menyegel tiket promosi ke BRI Super League 2026/2027 setelah mengalahkan PSIS di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3-5-2026). (Dok. ileague.id)

Laskar Sembada tak ingin sekadar numpang lewat di Super League musim mendatang. Manajemen ingin Super Elja mampu membangun fondasi kuat agar tetap kompetitif dalam jangka panjang.

Satu hal pasti, Yoni Arseto berharap momentum promosi ini bisa menjadi titik awal kebangkitan PSS untuk kembali bersaing di level elite sepak bola nasional.

"Momentum kembali ke kasta tertinggi ini kami harapkan bukan hanya menjadi persinggahan sesaat di Super League musim depan," kata Yoni.

"Semoga menjadi awal perjalanan PSS untuk terus tumbuh, konsisten berprestasi, bersaing di papan atas, hingga suatu hari mampu mencapai puncak klasemen dan membawa kebanggaan lebih besar bagi Sleman," sambungnya.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait