Luciano Spalletti Bantah Kabar Mundur dari Juventus: Tak Pernah Terlintas di Pikiran Saya

Luciano Spalletti bantah akan mengundurkan diri dari Juventus.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Mei 2026, 13:00 WIB
Pelatih Juventus Luciano Spalletti memberikan instruksi dalam pertandingan fase liga Liga Champions melawan Sporting CP di Turin, Italia, Rabu, 5 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Bola.com, Jakarta - Luciano Spalletti membantah kabar yang menyebut dirinya siap mundur jika Juventus gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Spalletti menegaskan hal tersebut sama sekali tidak pernah muncul dalam pikirannya.

Advertisement

Juventus akan menghadapi Torino dalam Derby della Mole di Stadion Olimpico Grande Torino, Senin (25-5-2026) dini hari WIB. Namun, kemenangan atas rival sekota belum tentu cukup membawa Bianconeri finis di empat besar.

Jika AS Roma dan AC Milan sama-sama meraih kemenangan, Juventus tetap berpotensi tertahan di posisi kelima klasemen Serie A.

Situasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai masa depan Spalletti. Dalam beberapa hari terakhir, media Italia melaporkan sang pelatih siap menyerahkan surat pengunduran diri apabila Juventus gagal mengamankan tiket Liga Champions.

 


Penegasan Spalletti

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberikan arahan kepada timnya saat pertandingan Serie A antara Cremonese dan Juventus di Cremona, Italia, Sabtu, 1 November 2025. (Alberto Mariani/LaPresse via AP)   

Namun, Spalletti langsung membantah rumor tersebut dalam konferensi pers jelang pertandingan kontra Torino.

"Itu tidak pernah terlintas di pikiran saya," kata Spalletti.

"Awalnya semua orang membahas kontrak baru, lalu tiba-tiba berubah menjadi rumor pengunduran diri. Semua kemungkinan dilemparkan kepada saya."

"Kalaupun ada yang sempat saya pikirkan setelah hasil seperti itu, saya hanya siap menyerahkan keputusan kepada klub jika mereka memang ingin membuat perubahan. Tapi, saya tidak pernah meminta bicara dengan siapa pun," lanjutnya.

Juventus sebelumnya berada di posisi paling kuat dalam perebutan tiket Liga Champions. Namun, kekalahan mengejutkan 0-2 dari Fiorentina pekan lalu membuat Roma dan Milan berhasil menyalip mereka.

 


Komunikasi Normal

Pelatih Juventus Luciano Spalletti memberikan instruksi kepada para pemainnya pada laga Serie A/Liga Italia antara Lecce vs Juventus di Lecce, Italia Selatan, Sabtu, 9 Mei 2026. (Giovanni Evangelista/LaPresse via AP)

Di tengah tekanan tersebut, Spalletti memastikan komunikasi dengan manajemen klub tetap berjalan normal. Ia bahkan menyebut pembahasan mengenai masa depan Juventus terus dilakukan secara rutin.

"Kami bertemu dengan klub setiap pekan, bahkan sekarang lebih sering karena sedang merencanakan masa depan," ungkapnya.

"Namun, perjalanan sebuah tim harus tetap konsisten apa pun yang terjadi. Anda tidak bisa membiarkan satu kejadian langsung membawa kesimpulan yang tidak sesuai kenyataan."

"Kami harus menggunakan kepala dengan tenang dan justru lebih termotivasi untuk membalikkan keadaan. Dalam perjalanan selalu ada hambatan, yang penting bagaimana kembali ke jalur yang benar. Mentalitas adalah pembeda," tutur Spalletti.

 


Bantah Berselisih

Luciano Spalletti, pelatih anyar Juventus yang menggantikan Igor Tudor. (Dok. X @juventusfcen)

Pelatih berusia 67 tahun itu juga membantah laporan yang menyebut dirinya berselisih dengan CEO Juventus, Damien Comolli.

Spalletti menegaskan masa depannya tidak bergantung pada tuntutan tertentu kepada klub.

"Masa depan saya tidak bergantung pada apa pun. Perencanaan berarti punya keberanian melihat lebih jauh dari sekadar hasil pertandingan," katanya.

"Selalu ada proyek di balik semua ini, membangun fondasi untuk masa depan, dan itu tidak berubah hanya karena selisih satu atau dua poin," jelasnya.

"Kami ingin menciptakan peluang untuk bersaing memperebutkan sesuatu yang penting, baik kami lolos ke Liga Champions ataupun tidak setelah pertandingan ini."

"Kami kecewa dengan hasil melawan Fiorentina, tetapi satu-satunya yang bisa kami lakukan besok adalah menang, bermain lebih baik dibanding laga sebelumnya, dan memberikan segalanya demi mendapatkan hasil," kata mantan pelatih Timnas Italia itu.

"Saya ingin melihat performa yang pantas untuk klub sebesar ini," tegas Spalletti.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait